6 Klub Liga Inggris Pembelot Liga Super Eropa Terancam Sanksi: Larangan Transfer, Visa Dicabut, hingga Pajak Tambahan

Oleh Wiwig Prayugi pada 19 Apr 2021, 23:31 WIB
Diperbarui 19 Apr 2021, 23:38 WIB
Premier League - Kandidat juara Premier League- Liverpool, Manchester City, Manchester United, Chelsea
Premier League - Kandidat juara Premier League- Liverpool, Manchester City, Manchester United, Chelsea (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, London - Pemerintah Inggris ikut geram dengan adanya gerakan pemberontakan sepak bola yang dilakukan 12 klub Eropa (6 di antaranya dari Inggris). 12 klub itu sepakat membelot dengan mengikuti kompetisi tandingan Liga Champions, European Super League atau Liga Super Eropa.

Menurut laporan The Sun, para menteri yang marah hari ini memperingatkan bahwa klub-klub yang membelot mungkin dilarang untuk melakukan aktivitas transfer.

Menteri Digital, Kebudayaan, Media dan Olahraga, Oliver Dowden mengancam akan menghentikan visa dan mendera mereka dengan pajak tambahan jika klub tetap melanjutkan rencana Liga Super Eropa.

"Langkah ini benar-benar bertentangan dengan semangat olahraga. Segelintir pemilik ingin membuat kompetisi tertutup klub elite berdasarkan kekayaan, dan pengakuan merek, bukan berdasarkan prestasi," kata Dowden.

Dia bersumpah untuk tidak menonton jika Liga Super Eropa bergulir.

Pada Senin (19/4/2021), Dowden bertemu dengan Liga Premier, Asosiasi Sepak Bola, dan Presiden UAEFA, lalu membuat laporan kepada Perdana Menteri Inggris.

"Pemerintah sekarang sedang mempertimbangkan berbagai sanksi dan tindakan untuk menghentikan langkah ini. Kami tak ragu, jika mereka tidak dapat bertindak, kami akan melakukannya," tegas Dowden.

Sebelumnya, PM Inggris, Boris Johnson sudah mengeluarkan pernyataan akan memblokir rencana Liga Super Eropa.

2 dari 4 halaman

Tidak Main-main

Premier League - Sadio Mane, Bruno Fernandes, Kai Havertz, Raheem Sterling
Premier League - Sadio Mane, Bruno Fernandes, Kai Havertz, Raheem Sterling (Bola.com/Adreanus Titus)

Oliver Dowden menegaskan, pemerintah Inggris tidak akan main-main dengan respons atas pemberontakan sepak bola melalui Liga Super Eropa.

"Kami memeriksa setiap opsi, mulai dari reformasi tata kelola, undang-undang persaingan, hingga mekanisme yang memungkinkan sepak bola berlangsung. Kami akan meninjau semua yang dilakukan Pemerintah untuk mendukung klub-klub ini bermain," katanya.

"Kami akan meletakkan semuanya di atas meja untuk mencegah hal ini terjadi. Kami akan melakukan apa pun untuk melindungi olahraga nasional kami," lanjutnya.

"Saya membahas opsi ini dengan Perdana Menteri pagi ini dan kami bekerja cepat di seluruh pemerintahan dan dengan otoritas sepak bola."

 

 

Sumber: The Sun

3 dari 4 halaman

Menunggu Premier League Beri Sanksi

4 dari 4 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Fans Manchester United Mana Suaranya? Edinson Cavani Perpanjang Kontrak 1 Tahun