Dampak Kerusuhan Fans Manchester United di Old Trafford, Total 6 Polisi Terluka dan 1 Supoter Ditangkap

Oleh Hendry Wibowo pada 04 Mei 2021, 08:15 WIB
Diperbarui 04 Mei 2021, 08:15 WIB
FOTO: Suporter Masuk ke Dalam Stadion Old Trafford, Laga Big Match Manchester United Melwan Liverpool Ditunda
Ribuan suporter Manchester United mencoba untuk memaksa masuk ke dalam stadion Old Trafford saat mereka memprotes keluarga Glazer menjelang pertandingan Liga Premier Inggris melawan Liverpool. (Foto: AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Pihak kepolisian Greater Manchester mengecam tindakan onar yang dilakukan para demonstran yang menggelar aksinya di markas Manchester United, Old Trafford, Minggu (2/5/2021) kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan fans Manchester United berunjuk rasa menuntut sang pemilik klub, Keluarga Glazer, untuk segera menjual klub ke pihak lain. Kerusuhan ini merupakan imbas dari keikutsertaan Manchester United dalam ajang European Super League. Padahal, the Red Devils sudah menyatakan mundur dari kompetisi kontroversial tersebut.

Memang, fans dari klub Inggris yang paling getol menyuarakan protesnya terhadap tim. Meskipun 'big six' kompak angkat kaki dari European Super League, amarah fans terhadap manajemen klub bahkan belum juga berakhir.

Fans Manchester United salah satunya. Mereka memang kerap menyuarakan ketidaksukaannya terhadap Keluarga Glazer yang dirasa telah memimpin the Red Devils dengan buruk. European Super League hanya membuat kekesalan mereka memuncak.

Dalam aksinya kali ini, kelompok suporter Manchester United sampai berbuat onar dengan menggunakan flare yang ternyata membuat enam anggota polisi terluka.

"Enam cedera petugas polisi telah dilaporkan sejauh ini dengan satu petugas menerima rongga mata yang retak, membutuhkan perawatan medis, dan lainnya menderita luka di wajahnya, menyusul botol dan kaleng dilempar dari kerumunan. Seorang petugas ketiga diseret dan ditendang. Petugas yang datang ke rumah sakit telah dipulangkan," bunyi keterangan resmi pihak kepolisian Greater Manchester.

"Ketika situasi meningkat dalam permusuhan, perwira tambahan harus dikerahkan dan perwira harus ditarik dari pasukan tetangga untuk membantu perwira Greater Manchester,"

"Seorang pria berusia 28 tahun telah ditangkap sebagai akibat dari penyelidikan ini dan semua bukti yang tersedia sedang ditinjau ulang untuk mengidentifikasi penyelenggara protes ini dan mereka yang bertanggung jawab atas serangan petugas."

2 dari 4 halaman

Polisi Mengecam

Duta Besar Myanmar untuk Inggris, Kyaw Zwar Minn
Ilustrasi aparat kepolisian Inggris. (AP Photo/Alberto Pezzali)

Sementara itu, Asisten Kepala Polisi Greater Manchester, Nick Bailey mengecam tindakan sejumlah suporter Manchester United yang dinilai sudah kelewatan batas.

"Perilaku yang ditunjukkan pada protes ini benar-benar mengerikan," kata Bailey.

"Petugas hanya mencoba untuk melakukan tugas mereka dan memfasilitasi protes damai, namun sejumlah dari mereka yang hadir menjadi bermusuhan dan agresif terhadap petugas dan memaksa masuk ke lapangan sepak bola, memperjelas bahwa protes ini tidak damai dan merusaknya untuk mayoritas pengunjuk rasa yang tidak bermaksud agar protes menjadi kekerasan.

"Petugas kami mencoba untuk terlibat dengan para pengunjuk rasa, tetapi dihadapkan dengan kekerasan dan agresi yang mengakibatkan diambilnya tindakan penegakan hukum. Penegakan akan selalu menjadi pilihan terakhir, tetapi dalam keadaan seperti ini dianggap perlu untuk menjaga keamanan selama situasi itu meningkat dalam permusuhan."

 

Sumber: Greater Manchester Police

Disadur dari: Bola.net (Ari Prayoga, Published 04/05/2021)

3 dari 4 halaman

Di Mana Posisi Manchester United Saat Ini?

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓