Liga Inggris: Ini Alasan Mengapa Antonio Conte Cocok Gantikan Solskjaer di Manchester United

Oleh Gregah Nurikhsani pada 16 Sep 2021, 10:45 WIB
Diperbarui 16 Sep 2021, 10:45 WIB
Foto Trivia: 8 Pelatih Top dengan Larangan Nyeleneh untuk Para Pemainnya
Pelatih enerjik, Antonio Conte menerapkan aturan aneh berupa diet ketat untuk pemainnya. Ia juga membatasi konsumsi makanan seperti pizza, saus tomat, dan minuman bersoda. Alasan pelatih yang membawa Inter Milan juara Serie A musim lalu ini untuk menjaga kebugaran pemain. (Foto: AFP/Miguel Medina)

Bola.com, Jakarta - Kekalahan Manchester United di tangan Young Boys menarik perhatian banyak kalangan. Beberapa percaya bahwa klub raksasa Inggris tersebut sebaiknya memecat sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer.

Narasi pemecatan Solskjaer ini sebenarnya bukanlah barang baru. Pada musim lalu, tagar #OleOut sudah ramai diperbincangkan di media sosial. Namun, tagar tersebut hilang seiring dengan membaiknya performa MU.

Suara-suara sumbang yang meminta Solskjaer cabut dari Old Trafford juga tidak kedengaran di musim ini sampai laga melawan Young Boys. Kedua tim bertatap muka pada matchday pertama fase grup Liga Champions.

Pertandingan yang digelar di Stade de Suisse, Selasa (14/9/2021) kemarin tersebut berlangsung sengit. Pada akhirnya, Manchester United dipaksa bertekuk lutut oleh Young Boys selaku tuan rumah dengan skor tipis 1-2.

Mungkin terlalu cepat jika menilai Ole Gunnar Solskjaer usai kekalahan yang diderita Manchester United dari Young Boys. Namun, tidak ada salahnya jika manajemen klub menampung kandidat yang tersedia.

 

2 dari 4 halaman

Ada Conte di Luar Sana

Pelatih Sukses Jebolan Serie A
3. Antonio Conte – Pria asal Italia ini telah berhasil mempersembahkan gelar juara bagi Juventus dan Chelsea. Prestasi tersebut membuat Inter Milan menunjuknya sebagai juru taktik untuk mengembalikan masa kejayaan La Beneamata. (AP/Luca Bruno)

Sebenarnya ada banyak faktor yang menyebabkan the Red Devils kalah pada laga tersebut. Seperti kartu merah yang diterima Aaron Wan-Bissaka pada babak pertama dan blunder fatal dari Jesse Lingard di menit-menit akhir.

Namun publik mengarahkan kekesalannya kepada Ole Gunnar Solskjaer. Mereka meyakin keputusan Solskjaer bermain bertahan dan menarik keluar Cristiano Ronaldo jadi penyebab kekalahan the Red Devils.

Eks pemain Chelsea yang kini bekerja sebagai pandit, Jason Cundy, berada di jajaran pendukung pemecatan Solskjaer. Menurutnya, kursi kepelatihan the Red Devils lebih pantas diduduki oleh sosok yang lebih baik.

"Anda tahu apa yang akan datang, bukan? Ada Antonio Conte di luar sana...," ungkap Cundy ketika berbincang dengan talkSPORT baru-baru ini.

 

3 dari 4 halaman

Jangan Sampai Menyesal

Foto: Unggul Penguasaan Bola, Manchester United Ditahan Imbang 1-1 Southampton di Pekan Kedua Liga Inggris 2021 / 2022
Pada 10 menit terakhir, pasukan Ole Gunnar Solskjaer terus menekan pertahanan Southampton yang mampu bertahan dengan gigih. Hingga laga usai, skor 1-1 tidak berubah. (Foto: AFP/Glyn Kirk)

Dari segi prestasi dan pengalaman, Solskjaer memang tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Conte yang sudah menjuarai banyak kompetisi. Termasuk Serie A yang dimenangkan bersama Inter Milan musim lalu.

"Siapa pelatih yang lebih baik? Akan ada babak dalam musim ini di mana mereka akan berkata, 'Andai saya melakukan itu lebih cepat'," lanjut Cundy.

"Ada pola tertentu yang muncul dari Ole, khususnya di Eropa. Dia tidak bisa membantu tim ini keluar dari fase grup musim lalu."

"Bermain di Liga Europa menjadi keuntungan buat dia. Itu adalah kompetisi yang lebih mudah untuk dimenangkan dan dia berhasil mengatasinya," pungkasnya.

Sumber: talkSPORT

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis, published 15/9/2021)

4 dari 4 halaman

Posisi MU saat Ini

Lanjutkan Membaca ↓