Ikon Lini Tengah Liga Inggris Samir Nasri Pensiun

Oleh Gregah Nurikhsani pada 26 Sep 2021, 21:00 WIB
Diperbarui 26 Sep 2021, 21:00 WIB
FOTO: 7 Pemain yang Sukses Meraih Trofi Premier League usai Cabut dari Arsenal - Samir Nasri
Samir Nasri. Gelandang asal Prancis ini meninggalkan Arsenal pada musim 2011/2012 menuju Manchester City setelah total 4 musim di Arsenal. Mampu meraih 2 gelar Premier League bersama Manchester City pada musim 2011/2012 dan 2013/2014. (AFP/Andrew Yates)

Bola.com, Jakarta - Mantan gelandang Arsenal dan Manchester City, Samir Nasri, telah mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola pada usia 34 tahun.

Samir Nasri pertama kali bersinar bersama Marseille sebelum pindah ke Arsenal dengan biaya sebesar £12 juta pada 2008. Arsene Wenger saat itu melihat bakatnya dan selama tiga tahun bekerja sama.

Ia kemudian bergabung dengan Manchester City pada 2011 dengan nilai £25 juta dan membantu tim memenangkan dua gelar Liga Inggris dan Piala FA selama enam tahun bersama klub.

Nasri lantas bermain untuk klub Turki Antalyaspor, West Ham dan Anderlecht selama empat tahun terakhir. Setelah itu ia sebagai pembicara di televisi Prancis sejak dilepas Anderlecht.

Kini Nasri secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya melalui sebuah wawancara di sebuah surat kabar Prancis, di mana ia menyalahkan satu insiden tertentu atas penurunannya selama beberapa tahun terakhir.

"Sebuah episode sangat menyakiti saya dan mengubah hubungan saya dengan sepak bola: skorsing saya," kata Samir Nasri kepada Le Journal du Dimanche.

2 dari 4 halaman

Skorsing

img_nasri-110611.jpg
Gelandang Arsenal asal Prancis, Samir Nasri beraksi dalam partai FA Cup melawan Huddersfield Town di Emirates Stadium, 30 Januari 2011. AFP PHOTO/GLYN KIRK

Nasri diberi larangan enam bulan dari sepak bola pada Februari 2018 setelah dinyatakan bersalah atas pelanggaran doping yang terjadi dua tahun sebelumnya.

Saat dipinjamkan ke Sevilla dari Man City, Nasri mengunjungi klinik Los Angeles bernama Drip Doctors di mana ia menerima 500 mililiter hidrasi dalam bentuk air steril yang mengandung komponen mikronutrien.

Gelandang itu mem-posting tentang perawatan di akun media sosialnya, menulis bahwa dia minum infus untuk membantunya tetap terhidrasi dan dalam kondisi sehat selama musim sepak bolanya yang sibuk.

Namun, pengobatan itu kemudian ditemukan sebagai "metode terlarang" oleh UEFA dan melanggar Kode Anti-Doping Dunia.

3 dari 4 halaman

Terhambat karena Cedera

Manchester City Ramaikan Persaingan Menjadi Juara
Pergerakan Samir Nasri mencoba melewati Vincent Kompany pada laga lanjutan Premier League yang berlangsung di Stadion Etihad, Manchester, Kamis (28/2). Manchester City menang 1-0 atas West Ham United. (AFP/Oli Scarff)

Samir Nasri kembali ke lapangan bersama West Ham untuk paruh kedua musim 2018/2019. Tapi cedera menghambat kariernya.

"Saya kembali ke West Ham, London, dengan pelatih yang saya kenal (Manuel Pellegrini). Itu sempurna. Tapi saya cedera tiga kali berturut-turut," jelas Nasri.

“Di sana, Vincent Kompany memanggil saya untuk datang ke Anderlecht. Ada sisi emosional, tetapi juga gagasan menjadi pemain dan juga sedikit staf."

“Seperti yang ingin saya latih, saya mengatakan pada diri sendiri bahwa saya akan belajar dengannya. Itu tidak berjalan seperti yang direncanakan. Kemudian kompetisi dihentikan karena COVID-19."

"Setelah itu, saya tidak ingin [terus bermain]. Tidak ada tantangan yang menarik minat saya. Dan saya tidak bisa melihat diri saya kembali ke Prancis jika bukan karena OM (Marseille)."

Nasri pensiun setelah mencetak lima gol dalam 41 penampilan untuk Prancis, yang ia bela antara 2007 dan 2013.

4 dari 4 halaman

Persaingan Liga Inggris 2021/2022

Lanjutkan Membaca ↓