Liga Inggris: Sudah Jadi Klub Sultan, Newcastle United Justru Digoyang Perpecahan Internal

Oleh Rizki Hidayat pada 19 Okt 2021, 15:15 WIB
Diperbarui 19 Okt 2021, 15:15 WIB
Foto: Pangeran Datang, Suporter Newcastle Ramai-ramai Memakai Sorban
Penggemar Newcastle United mengibarkan bendera hitam putih dan spanduk untuk merayakan pengambilalihan klub oleh konsorsium yang dipimpin Pangeran Arab Saudi selama pertandingan antara Newcastle United dan Tottenham Hotspur di St James' Park, Minggu (17/10/2021). (AFP/Paul Ellis)

Bola.com, Newcastle - Newcastle United kini berstatus sebagai klub sultan, setelah mayoritas sahamnya dibeli Public Investment Fund (PIF) yang dikepalai Mohammed bin Salman. Meski kini sudah menjadi klub kaya raya, Newcastle digoyang perpecahan.

Seperti dilansir Daily Mail, konflik antarpemain terjadi ketika Newcastle menelan kekalahan 2-3 dari Tottenham Hotspur pada pertandingan pekan kedelapan Premier League, Minggu (17/10/2021) malam WIB.

Kapten Newcastle United, Jamaal Lascelles, terlibat perselisihan dengan rekan setimnya, Isaac Hayden. Keduanya bertengkar hebat di lorong menuju ruang ganti Stadion St. James' Park.

Jamaal dan Isaac saling berhadapan dan mendorong satu sama lain. Alhasil, staf dan pemain Newcastle berusaha keras untuk memisahkan keduanya agar tidak sampai baku pukul.

Hasil minor kontra Tottenham Hotspur ditengarai menjadi penyebab Jamaal dan Isaac bertengkar. Apalagi, Newcastle United tak pernah menang dalam sembilan laga yang sudah dijalani pada musim ini, dengan perincian enam kekalahan dan tiga hasil imbang.

 

2 dari 4 halaman

Pemain Newcastle Tak Percaya Steve Bruce

Foto: 5 Kandidat Pengganti Steve Bruce di Kursi Kepelatihan Newcastle United
Newcastle United dipercaya akan melakukan perombakan besar setelah diakuisisi oleh Pangeran Arab Saudi, Mohammed Bin Salman. Perombakan tersebut diprediksi akan dimulai dari kursi kepelatihan The Maggpies. Berikut 5 kandidat pengganti pelatih Steve Bruce. (AFP/Pool/Richard Sellers)

Selain konflik antarpemain, manajer Newcastle United, Steve Bruce, juga mulai kehilangan kepercayaan dari anak asuhnya. Pemain Newcastle menyuarakan ketidaksenangan mereka dengan taktik sang manajer di ruang ganti.

Menurut laporan Daily Mail, pemain Newcastle United berharap manajemen klub segera mengambil keputusan terkait masa depan Steve Bruce. Mereka ingin manajer 60 tahun tersebut segera diganti sebelum lawatan ke markas Crystal Palace di Selhurst Park, 23 Oktober mendatang.

Amanda Staveley yang juga pemilik saham Newcastle United ingin Steve Bruce segera dipecat. Namun begitu, keputusan akhir pemecatan Steve masih menunggu persetujuan dari Public Investment Fund, selaku pemilik saham mayoritas.

3 dari 4 halaman

Terdampar di Zona Merah

Foto: Punya Boss Baru Kaya Raya, Suporter Newcastle United Berpesta
Suporter Newcastle united tumpah ruah di depan Stadion St. James Park usai klub resmi diakuisisi oleh Public Investment Fund (PIF), sebuah konsorsium dari Arab Saudi. (AP/Scott Heppell)

Rentatan hasil minor yang diraih membuat Newcastle United kini berada di urutan ke-19 klasemen sementara Premier League. The Magpies baru meraih tiga poin dari delapan pertandingan yang sudah dimainkan.

Jika perpecahan ini terus dibiarkan, bukan tak mungkin Newcastle bakal semakin terpuruk dan terlempar ke Divisi Championship.

Oleh karena itu, manajemen Newcastle United harus segera mengambil keputusan, mulai dari mengganti Steve Bruce dengan pelatih papan atas serta merekrut pemain bintang.

Sumber: Daily Mail

4 dari 4 halaman

Yuk Tengok Posisi Newcastle United di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓