Liga Inggris: Siapa Lebih Hebat untuk Jadi Manajer Manchester United, Ralf Rangnick atau Mauricio Pochettino?

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 27 Nov 2021, 17:30 WIB
Diperbarui 27 Nov 2021, 17:30 WIB
Cristiano Ronaldo
Bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo mencetak gol ke gawang Villarreal pada matchday kedua Grup F Liga Champions 2021/2022 di Old Trafford, Kamis (30/9/2021). (AFP/Anthony Devlin)

Bola.com, Manchester - Manchester United santer dikabarkan menunjuk Ralf Rangnick sebagai manajer interim hingga akhir musim ini untuk menggantikan Ole Gunnar Solskjaer. Sebelumnya, Manchester United dikaitkan dengan nama pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino. Siapa lebih baik?

Manchester United memang tengah mencari manajer interim hingga akhir musim menyusul pemecatan Ole Gunnar Solskjaer, hingga nantinya menunjuk manajer permanen pada musim panas tahun depan.

Manchester United disebut-sebut mencapai kesepakatan dengan Ralf Rangnick, yang kini menjadi Head of Sports and Development Lokomotiv Moscow.

Namun, Manchester United juga disebut mendekati Mauricio Poechettino yang disebut-sebut siap meninggalkan PSG jika manajemen The Red Devils menghubunginya.

Mantan manajer Tottenham Hotspur itu disebut-sebut ingin kembali ke Premier League karena tidak gembira berada di Paris. Lalu siapa yang lebih baik dipilih oleh Manchester United?

2 dari 4 halaman

Rekor Manajerial

Foto: Sempat Tolak Chelsea, Ralf Rangnick Malah Terima Pinangan Sebagai Pelatih Sementara Manchester United
Ralf Rangnick. (AFP/onny Hartmann)

Seperti dilansir dari SunSport, bagaimana jika kedua pelatih yang dirumorkan menjadi manajer Manchester United itu dibandingkan satu sama lain mengenai karier manajerial mereka sejauh ini.

Meski 14 tahun lebih tua dari Pochettino dan memulai karier manajerialnya pada abad ke-20, Rangnick sepertinya hanya akan memimpin sekitar 84 pertandingan lagi.

Rangnick telah melewati 622 pertandingan sepanjang karier manajerialnya, terhitung dari RB Leipzig, Schalke, Hoffenheim, Stuttgart, Hannover 96, dan tim kecil Jerman, Ulm 1846 dan Reutlingen 05. Dari total pertandingan itu, Rangnick meraih 317 pertandingan dan 186 kekalahan.

Sementara Pochettino telah menjalani 568 pertandingan dari momennya di Espanyol, Southampton, Tottenham Hotspur, dan kini di PSG. Ia telah memenangi 272 pertandingan, kalah 171 kali, di mana 72 di antara kekalahan tersebut terjadi saat berada di London Utara.

 

3 dari 4 halaman

Catatan Gol Tim Racikan Rangnick Vs Pochettino

Pengganti Solskjaer di Manchester United
Mauricio Pochettino. (AFP/Ian Kington)

Selain rekor kemenangan dalam pertandingan yang sudah dijalani kedua pelatih bersama tim-tim yang pernah diasuhnya dalam karier mereka, tentu menarik untuk menilai bagaimana efektif skema permainan tim tersebut, baik di lini serang maupun pertahanan.

Saat menangani tim-tim yang diasuhnya, Rangnick melihat timnya secara total mencetak 1.148 gol, sementara itu 820 gol masuk ke dalam gawang tim asuhannya.

Sementara itu, tim asuhan Pochettino berhasil menjebol gawang lawan sebanyak 936 kali. Sementara untuk jumlah kebobolannya mencapai 655 gol.

Sementara itu yang lebih menarik, tak lebih dari selisih satu persen di antara persentase kemenangan kedua pelatih itu bersama tim asuhannya.

Rangnick mencatatkan 48,61 persen kemenangan dalam karier manajerialnya. Sementara Pochettino memiliki 47,89 persen.

Sementara dalam hal trofi juara, kedua pelatih ini tak banyak meraih kemenangan. Rangnick hanya memenangkan Piala Jerman, Piala Liga, dan Piala Super Jerman, ketika berada di Schalke.

Sementara trofi milik Pochettino didapatkan bersama PSG, ketika menjuarai Piala Prancis dan Piala Super Prancis.

Jadi yang mana Manchester United?

Sumber: SunSport

4 dari 4 halaman

Posisi Manchester United di Premier League Saat Ini

Lanjutkan Membaca ↓