Jorge Lorenzo Yakin Ada Pihak yang Tak Ingin Ducati Sukses

Oleh Andhika Putra pada 13 Des 2016, 14:45 WIB
Diperbarui 13 Des 2016, 14:45 WIB
Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo tak yakin pelarangan winglet semata-mata hanya karena faktor keamanan.(Crash)

Bola.com, Mallorca - Pebalap Ducati untuk MotoGP 2017, Jorge Lorenzo, meyakini ada konspirasi di balik pelarangan winglet oleh Komisi Grand Prix MotoGP. Rider asal Spanyol itu menyebut ada pabrikan lain yang tak ingin melihat Ducati meraih kesuksesan.

"Jika benar winglet berbahaya digunakan di MotoGP, seharusnya mereka melarang kami sejak pertama kali benda itu diperkenalkan," ujar Lorenzo dikutip dari Motorsport, Selasa (13/12/2016).

"Menurut opini saya, ada pabrikan lain yang memberi masukan pada pertemuan karena tak senang dengan apa yang Ducati lakukan," imbuh dia.

Sayap tambahan atau yang dikenal dengan istilah winglet pertama kali dipopulerkan Ducati. Teknologi yang diterapkan pabrikan asal Italia itu kemudian ditiru hampir seluruh tim balap yang berpartisipasi di MotoGP.

Pada MotoGP musim 2016 beberapa kali rider Ducati, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso, mampu bersaing di baris depan dengan pebalap lain ketika menggunakan winglet. Keduanya juga pernah merasakan gelar juara.

Komisi Grand Prix MotoGP melarang penggunaan sayap tambahan pada fairing motor karena dianggap bisa membahayakan pebalap lain di lintasan. Beberapa pebalap memang hampir terlibat kecelakaan akibat bersenggolan dengan winglet saat berada di lintasan.

Jorge Lorenzo yang musim depan bakal membela panji-panji Ducati usai hengkang dari Movistar Yamaha tak akan bisa menggunakan winglet di motornya. Namun, pabrikan asal Italia mengklaim telah menemukan teknologi terbaru yang serupa dengan winglet dan telah mengajukan desainnya ke Komisi Grand Prix MotoGP.