Jorge Lorenzo Sempat Dua Kali Hampir Pensiun Dini

Oleh Oka Akhsan pada 15 Des 2016, 17:00 WIB
Diperbarui 15 Des 2016, 17:00 WIB
Jorge Lorenzo
Tiga kali juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, mengaku sempat dua kali mempertimbangkan pensiun dini sebagai pebalap. (AFP/Javier Soriano)

Bola.com, Madrid - Jorge Lorenzo mengaku sempat hampir pensiun dini. Lorenzo bukan cuma sekali, tapi dua kali berada di persimpangan jalan antara berhenti dan melanjutkan karier sebagai pebalap.

Lorenzo mengatakan saat baru memulai karier dia sempat mengalami kecelakaan hebat. Melihat Lorenzo cedera, sang ayah menyarankan dia alih profesi.

"Ayah saya merasa bersalah. Menurutnya risiko balap motor terlalu besar dan tak setimpal dengan apa yang didapat. Dia meminta saya untuk meninggalkan balap motor. Saya lah yang meyakinkan dia untuk terus berjuang mengejar mimpi kami," kata Lorenzo seperti dikutip dari AS, Kamis (15/12/2016).

Momen kedua adalah saat Jorge Lorenzo melakoni musim debut di MotoGP pada 2008. Kali ini, dia benar-benar serius mempertimbangkan mundur dari balap motor.

"Saya mengalami kecelakaan parah di Montmelo (MotoGP Catalunya) dan menderita gegar otak. Saya sempat tak sadarkan diri selama beberapa saat setelah insiden. Ketika sadar, saya bertanya kepada diri sendiri apakah layak untuk meneruskan ini semua dengan risiko dan pengorbanan yang begitu besar. Kini saya bisa berkata ya," ujar Lorenzo.

Pengorbanan dan dedikasi Lorenzo terbayar lunas. Dia berhasil menggapai mimpi menjadi juara dunia MotoGP. Bukan hanya sekali, tapi Lorenzo tiga kali jadi kampiun MotoGP bersama Yamaha pada 2010, 2012, dan 2015.

Setelah sembilan musim membela Yamaha, Jorge Lorenzo memutuskan mencari tantangan baru bersama Ducati pada MotoGP 2017. Dia akan diperkenalkan sebagai pebalap baru Ducati dalam acara peluncuran tim dan motor Desmosedici GP17 di Borgo Panigale, Bologna, Italia, 20 Januari 2017.