Marquez dan Lorenzo Berencana Tiru Gaya Dovizioso

Oleh Oka Akhsan pada 11 Feb 2017, 13:15 WIB
Diperbarui 11 Feb 2017, 13:15 WIB
Marc Marquez
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, berencana menguji rem tangan pada tes pramusim resmi MotoGP 2017 di Phillip Island, Australia, 15-17 Februari 2017. (Motorsport)

Bola.com, Jakarta - Pebalap Repsol Honda Marc Marquez dan rider Ducati Jorge Lorenzo berencana menguji rem tangan (thumb brake) pada tes pramusim resmi MotoGP 2017 di Sirkuit Phillip Island, Australia, 15-17 Februari mendatang.

Rem tangan bukan hal baru di MotoGP karena sudah digunakan sejak era 1990-an. Namun, saat ini pebalap yang masih konsisten menggunakannya tinggal rider Ducati, Andrea Dovizioso.

Marquez dan Lorenzo pun bukan baru pertama kali mencoba rem tangan. Lorenzo pernah mencoba rem tangan saat masih di Yamaha pada tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 2014.

Marquez juga menjajal rem tangan dua tahun silam. Namun, Honda tak meneruskan pengembangan rem tangan tersebut karena hasil tesnya kurang memuaskan.

Marquez memutuskan kembali mencoba rem tangan karena saat menikung ke kanan, dirinya mengaku kesulitan mengerem dengan kaki. Rem kaki motor MotoGP terletak di sebelah kanan, sedangkan rem tangan ada di sebelah kiri.

"Mungkin rem tangan bisa menjadi solusi," kata Marc Marquez seperti dikutip dari Solomoto, Sabtu (11/2/2017).

Di sisi lain, Lorenzo mencoba rem tangan sebagai salah satu usaha untuk lebih memahami motor Ducati Desmosedici GP17. Selama sembilan musim berkarier di MotoGP, Lorenzo hanya pernah memakai motor Yamaha YZR-M1. Padahal, karakteristik motor Yamaha dan Ducati berbeda, salah satunya dalam hal pengereman.

"Biasanya saya mengerem lebih awal di Yamaha. Dengan motor Ducati, Anda harus mengerem lebih lambat. Saya belum begitu memahami perbedaan ini," ujar Lorenzo seperti dilansir Motorsport.

Solomoto mengungkap kelebihan rem tangan ketimbang rem kaki saat pebalap melibas tikungan ke kanan. Dijelaskan, jika memakai rem kaki, pebalap kerap kehilangan momentum sehingga motor keluar dari racing line atau bahkan tak melambat sampai keluar lintasan. Dengan rem tangan, kaki pebalap tak bergerak dan tetap berada di pijakan sehingga bisa menikung secara lebih nyaman.

"Dahulu, pebalap tak banyak melakukan pergerakan di motor, jadi semua baik-baik saja. Sekarang pebalap lebih sering mengubah posisi tubuh, terutama saat menikung," kata analis performa pebalap Yamaha yang juga merupakan eks rider kelas 250cc, Wilco Zeelenberg.

Rencana Marc Marquez dan Jorge Lorenzo menguji rem tangan di Phillip Island dapat dimaklumi sebab keduanya tak ingin tertinggal dari Yamaha yang terlihat sangat kompetitif pada tes sebelumnya di Sirkuit Sepang, Malaysia, 30 Januari-1 Februari 2017. Pada tes Sepang, Marquez menempati peringkat ketiga secara keseluruhan, sedangkan Lorenzo hanya berada di peringkat ke-10.