Ducati Dianggap sebagai Jawara MotoGP 2017

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 01 Nov 2017, 12:20 WIB
Diperbarui 01 Nov 2017, 12:20 WIB
Ducati
Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, menilai Ducati sudah melakukan peningkatan drastis musim ini sehingga mampu tampil kompetitif di MotoGP 2017. (dok. MotoGP)

Bola.com, Sepang - Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, tak segan menyebut Ducati sudah memenangi kejuaraan MotoGP 2017. Pernyataan Pernat bukan mengacu pada hitungan matematis klasemen, melainkan berdasarkan faktor penampilan secara keseluruhan.

Ducati tampil melejit melalui salah seorang pebalapnya, Andrea Dovizioso. Pabrikan asal Italia itu berhasil memenangi enam balapan musim ini yang membuat Dovizioso kini bersaing gelar juara dunia dengan Marc Marquez.

Dovizioso mengoleksi 261 poin atau tertinggal 21 poin dari Marquez. Dengan sisa satu balapan di MotoGP Valencia, secara matematis peluang Dovizioso untuk menjuarai MotoGP musim ini belum sepenuhnya tertutup.

Pernat menilai ada tiga elemen yang membuat Ducati mampu bangkit musim ini yakni Dovizioso, Ducati, dan Dall'Igna. Dovizioso merupakan pebalap yang tepat mampu menjinakkan motor Ducati Desmosedici GP17 di bawah arahan dari petinggi Ducati, Luigi 'Gigi' Dall'Igna.

"Bagaimanapun, Ducati sudah memenangi kejuaraan musim ini. Bukan secara hitungan matematis, akan tetapi untuk apa yang telah mereka lakukan. 3D bekerja dengan baik yakni Dovizioso, Ducati, dan Dall'lgna yang merupakan alfabet Italia," kata Pernat seperti dikutip GP One, Rabu (1/11/2017).

"Andrea Dovizioso mengaku kepada saya bahwa dia telah membuat kemajuan dan saya pikir ini karena peran pelatih mental yang sudah bersamanya lebih dari setahun dan membantunya untuk meruntuhkan dinding tantangan. Mengalahkan Marquez seperti yang dilakukannya berarti dia sudah melangkah maju," ucap Pernat.

Andai Andrea Dovizioso mampu menjuarai MotoGP 2017, maka Ducati dipastikan sukses memutus dominasi pebalap Yamaha dan Honda yang telah merajai sejak 2008. Adapun gelar tersebut nantinya menjadi yang pertama untuk Ducati sejak terakhir dipersembahkan oleh Casey Stoner pada 2007.