Rea: Rossi Harus Datang Dulu ke Buriram Sebelum Membuat Opini

Oleh Muhammad Wirawan Kusuma pada 03 Des 2017, 12:15 WIB
Diperbarui 03 Des 2017, 12:15 WIB
Jonathan Rea, Valentino Rossi, MotoGP, Sirkuit Buriram
Juara Superbike, Jonathan Rea, menilai Sirkuit Buriram tak membosankan seperti yang dikatakan Valentino Rossi. (Bola.com/Muhammad Wirawan Kusuma)

Bola.com, Buriram - Pebalap Superbike, Jonathan Rea, tak sepakat dengan Valentino Rossi yang menyebut Sirkuit Buriram, Thailand, sangat membosankan. Dia menyakini sirkuit ini akan memberikan tantangan kepada pebalap MotoGP.

Seperti diketahui, Sirkuit Buriram yang memiliki nama Chang International Circuit akan menjadi tuan rumah MotoGP pada musim 2018. Namun, beberapa pebalap, termasuk Rossi mengkritik kebijakan Dorna yang memilih Sirkuit Buriram.

The Doctor menyebut trek sirkuit ini tidak menarik untuk dijajal karena lebih banyak memiliki trek lurus ketimbang tikungan. Dia mengatakan Buriram bukanlah tempat yang layak jadi tuan rumah MotoGP.

"Trek ini tidak menarik. Sangat membosankan, tidak memiliki banyak tikungan, hanya trek lurus yang panjang. Saya pikir ini bukan yang terbaik untuk dituju," ujar pemegang tujuh gelar juara dunia MotoGP itu.

Namun, Rossi tak sepenuhnya benar. Rea yang pernah menjajal sirkuit ini meminta pebalap asal Italia itu untuk datang ke Sirkuit Buriram dan menjajalnya dengan motor MotoGP. 

Jurnalis Bola.com berkesempatan bertemu dengan juara dunia Superbike, Jonathan Rea, di Sirkuit Buriram, Thailand. (Bola.com/Muhammad Wirawan Kusuma)

"Ini sama sekali tak membosankan, balapan motor tak pernah membosankan. Memang layout sirkuit ini terbilang sederhana, tapi tetap memberikan sejumlah tantangan," kata Rea kepada Bola.com di Sirkuit Buriram, Minggu (3/12/2017).

"Saya berpikir sebelum mereka (Rossi) membuat opini, mereka harusnya datang terlebih dulu ke Buriram dan mengendarai motor MotoGP di sini," tambahnya.