Bos Ducati Janji Pertahankan Dovizioso dan Lorenzo

Oleh Liputan6.com pada 16 Jan 2018, 09:53 WIB
Diperbarui 16 Jan 2018, 09:53 WIB
Andrea Dovizioso, MotoGP
Perjuangan pembalap Ducati, Andrea Dovizioso saat menempel rekan setimnya, Jorge Lorenzo, pada MotoGP Valencia 2017 di Sirkuit Ricardo Tormo. (JOSE JORDAN / AFP)

Jakarta CEO Ducati Claudio Domenicali berbicara soal rumor masa depan Andrea Dovizioso. Dalam acara peluncuran Desmosedici GP18 di Auditorium Ducati, Borgo Panigale, Bologna, Italia, Senin (15/1/2018), dia menyebut pihaknya akan mencoba untuk mempertahankan pembalap Italia itu dan Jorge Lorenzo.

Domenicali mengatakan sebenarnya terlalu dini membicarakan mengenai masa depan Andrea Dovizioso dan Lorenzo. Menurutnya, mereka belum menjalani tes pramusim sehingga belum bisa diketahui apakah pembalap bisa beradaptasi dengan motor baru atau tidak.

Meski demikian, ia berjanji jika semuanya berjalan dengan baik, maka tidak ada salahnya untuk melanjutkan momentum ini pada tahun berikutnya.

"Ini wajar saja jika hal berjalan dengan baik yang Anda pertimbangkan terus berlanjut. Andrea pasti tertarik untuk melanjutkan perjalanan bersama kami," kata Domenicali seperti dikutip dari GPOne, Selasa (16/1/2018).

"Saat ini, saya pikir terlalu dini untuk memutuskan dan menentukan segalanya untuk musim berikutnya, karena kita belum menyelesaikan tes. Kami memiliki semua basis dan elemen yang perlu kita temukan solusinya," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Bakal Alot

Dua pebalap Ducati, Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso, berpose di depan wartawan saat peluncuran tim menghadapi MotoGP 2018 di Borgo Panigale, Bologna, Senin (15/1/2018). (Giorgio Benvenuti/ANSA via AP)

Sebelumnya, Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti mengungkapkan proses negosiasi yang rencananya dilakukan Februari atau setelah tes pramusim di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, bakal berlangsung alot.

Hal ini karena Dovizioso kemungkinan bakal menuntut gaji yang sama dengan pembalap utama lainnya. Namun, Domenicali mengklaim sejauh ini Dovizioso belum memberikan proposal mengenai tuntutan yang dimaksud tersebut.

"Andrea belum bertanya apa-apa. Kedua belah pihak sangat antusias, dan dari tahun 2013 sampai sekarang, Andrea selalu diperlakukan dengan baik secara finansial," ujarnya.

"Tentu saja kami harus meletakkan hal-hal dalam perspektif, meskipun keadaannya mungkin berbeda pada musim tertentu. Ketika kita berbicara tentang pembaruan, kita perlu mempertimbangkan kinerja pembalap di masa sekarang dan masa lalu. Hanya benar untuk mengakui nilainya. Di sisi lain, kamu butuh keseimbangan."

"Saya pikir akan tergantung pada daya saing motornya dan Ducati telah terbukti kompetitif. Andrea telah melakukannya dengan sangat baik, tapi tidak ada yang menyangkal nilai Marquez mengingat mereka memenangkan jumlah balapan yang sama. Berarti kita berada dalam situasi yang berbeda dibandingkan tahun 2017, tapi bila ada keinginan bersama dan rasa hormat, Anda selalu dapat menemukan solusi yang bagus," pungkas Domenicali.

3 dari 3 halaman

Sederhana

Meski ingin minta gaji yang sama dengan Lorenzo, Dovizioso sejatinya bukan pribadi yang suka hidup mewah. Dia tidak tertarik bermewah-mewahan. Dovizioso mengaku lebih suka hidup normal.

"Di dunia, setiap orang ingin jadi yang terbaik, punya uang, dan punya mobil lebih baik. Maksud saya, gaya hidup seperti inilah yang coba diikuti banyak orang," kata Dovizioso seperti dilansir Crash.

"Saya hidup normal meskipun saya punya banyak uang dan membalap di MotoGP. Saya punya tujuan berbeda di hidup saya," ujar Dovizioso menambahkan. (David Permana)

Lanjutkan Membaca ↓
Franco Morbidelli Juara di MotoGP Teruel, Duo Rider Suzuki Kembali Podium