MotoGP: Morbidelli Jadikan Marquez Anutan

Oleh Liputan6.com pada pada 13 Feb 2018, 15:57 WIB
Franco Morbidelli, MotoGP

Jakarta Pembalap debutan MotoGP, Franco Morbidelli, enggan terbeban prestasi Johan Zarco saat mengawali kiprahnya di MotoGP musim lalu. Namun pembalap asal Italia itu hanya berjanji memberikan penampilan yang terbaik saat menjalani debutnya musim ini. 

"Mereka berharap saya untuk jadi, atau berharap saya sedikit banyak berada di tingkat Zarco. Saya tahu dan kita semua tahu bahwa Zarco telah jadi pengecualian besar, mungkin juga Marc Marquez, ketika ia tiba di MotoGP ia memenangkan kejuaraan. Keduanya melakukan debut yang hebat," kata Morbidelli dikutip dari Motorsport, Selasa (13/2/2018).

Zarco memang layak dijadikan parameter bagi kesuksesan pembalap debutan MotoGP. Sebab musim lalu, pembalap asal Prancis itu mampu mencuri perhatian setelah berhasil naik podium sebanyak 3 kali dari 18 putaran dan mampu finis di urutan keenam klasemen akhir. 

Berkat penampilan ini, Zarco dinobatkan sebagai pembalap muda terbaik tahun 2017. "Saya tidak tahu apakah saya punya skill. Saya tak tahu apakah saya bisa melakukan itu. Tapi yang pasti, saya akan coba. Saya akan memberikan yang terbaik untuk melakukannya."

 

 

1 of 2

Marquez Jadi Panutan

Franco Morbidelli, MotoGP
Franco Morbidelli, rookie MotoGP 2018. (MOHD RASFAN / AFP)

Morbidelli bukannya tidak ingin mengikuti jejak Zarco. Namun saat ini Morbidelli tengah mencoba memahami kekuatan motor Honda. Pada tes pramusim pertama tahun ini di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Morbidelli tercecer di urutan ke-17 secara keseluruhan.

Tentunya bukan hal yang mudah buat jawara Moto2 bisa menaklukan motor di kelas utama. Namun bukan berarti Morbidelli menyerah begitu saja. Sebaliknya dia bertekad untuk berjuang keras menaklukkan tunggangannya seperti yang dilakukan Marc Marquez. 

"Saya coba belajar dari juara dunia enam kali dalam memahami motor. Tentunya pembalap Honda lain memiliki poin kuat. Namun, tanpa diragukan lagi, referensinya adalah Marc Marquez. Saya bandingkan data saya dengan dia dari tahun lalu karena motornya sama."

"Saya tidak berpikir ada yang hitam atau putih. Saya jelas harus beradaptasi dengan kategori MotoGP serta memahami kekuatan Honda. Kami harus mencoba menyesuaikan motor dengan tuntutan dan gaya berkendara saya," ujar Morbidelli menambahkan. 

(David Permana)

 

Lanjutkan Membaca ↓

Sumber: liputan6.com