Cerita Kesuksesan Akademi Balap Valentino Rossi di Moto3 hingga MotoGP 2018

Oleh Yus Mei Sawitri pada 24 Nov 2018, 12:45 WIB
Diperbarui 24 Nov 2018, 12:45 WIB
Valentino Rossi, MotoGP
Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi. (Twitter/Yamaha MotoGP)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, kembali menunda impiannya merengkuh gelar juara dunia untuk ke-10. Namun, dia punya alasan tersenyum lebar melihat perkembangan akademi balap miliknya, VR46 Riders Academy.

Kesuksesan akademi balap yang terletak di Tavullia, Italia, tersebut terlihat pada acara FIM MotoGP Award 2018, yang digelar setelah MotoGP Valencia, Minggu (18/11/2018). 

Seperti dilansir Speedweek, Jumat (23/11/2018), Valentino Rossi diundang pada acara tersebut untuk menerima medali peringkat ketiga pada MotoGP 2018, di belakang Marc Marquez dan Andrea Dovizioso.

The Doctor, yang ditemani kekasihnya Francesca Novello, sangat menikmati momen tersebut. Namun, dia juga terlihat gembira saat berfoto bersama dengan tiga murid di akademinya pada acara tersebut, yaitu Franco Morbidelli, Francesco Bagnaia, dan Marco Bezzecchi. 

Juara Dunia MotoGP Marc Marquez (tengah) berswafoto bersama Juara Dunia Moto2 Francesco Bagnaia (kiri) dan Juara Dunia Moto3 Jorge Martin (kanan) usai Grand Prix Valencia di sirkuit Ricardo Tormo, Cheste, Spanyol, Minggu (18/11). (AP Photo/Alberto Saiz)

Jika Morbidelli merengkuh titel juara dunia Moto2 pada 2017, maka tahun ini lagi-lagi gelar prestisius tersebut jatuh ke anak didik Rossi. Titel tersebut berhasil direbut Francesco "Pecco" Bagnaia. Kegembiraan Rossi makin lengkap karena adiknya, Luca Marini, juga berhasil memenangi satu balapan di Moto2. Itu merupakan kemenangan perdana Marini di kategori Moto2.  

Di kategori Moto3, murid Valentino Rossi juga bisa berbicara banyak. Marco Bezzecchi yang memperkuat tim Redox PrüstelGP-KTM tampil mengesankan. Dia menyabet peringkat ketiga, di belakang Jorge Martin dan Fabio Di Giannantonio. 

 

2 dari 2 halaman

Momen Menggembirakan

Di ajang MotoGP, debut Morbidelli memang hanya berakhir di posisi ke-15, dengan raihan 50 poin. Namun, dia juga diundang pada acara FIM MotoGP Award 2018. 

Pembalap yang tinggal tak jauh dari kampung halaman Rossi di Tavulli itu mendapat penghargaan sebagai Rookie Terbaik Tahun ini di kelas MotoGP.  

Pada saat sesi foto bersama, Rossi, dan ketiga anak didiknya, Morbidelli, Bagnaia, dan Bezzecchi, malah terlihat seperti bintang film, ketimbang pembalap. 

"Peringkat ketiga yang saya raih menyenangkan. Tapi, jauh lebih menyenangkan merayakan dengan para anak muda ini dan berfoto bersama mereka dengan pakaian resmi untuk gala ini," ujar Rossi saat acara. 

Franco Morbidelli pindah ke tim satelit Yamaha, Petronas Yamaha Sepang (Mohd RASFAN / AFP)

Selain itu, Morbidelli juga menarik perhatian pada tes MotoGP di Valencia, Selasa-Rabu (20-21/11/2018). Mengendarai motor Petronas Yamaha, dia bahkan lebih kencang daripada Rossi. 

Pada musim depan dipastikan ada dua murid Rossi di kelas MotoGP, yaitu Morbidelli dan Bagnaia. Mereka akan bersaing langsung dengan Valentino Rossi. Sebuah prestasi hebat dari akademi balap dari Tavullia tersebut. 

 

Lanjutkan Membaca ↓
Momen Brad Binder Juara di MotoGP Republik Ceska dan Diberi Selamat Valentino Rossi