Tatap Persaingan MotoGP 2019, Ducati Bidik Kemenangan untuk Petrucci

Oleh Liputan6.com pada 12 Des 2018, 22:15 WIB
Diperbarui 12 Des 2018, 22:15 WIB
Danilo Petrucci, Ducati, MotoGP 2019
Danilo Petrucci akan menjadi tandem baru buat Andrea Dovizioso di Ducati pada MotoGP 2019. (MotoGP)

Jakarta Keputusan Ducati Corse lebih memilih Danilo Petrucci ketimbang Jorge Lorenzo untuk MotoGP 2019 memang kontroversial, namun sang general manager, Luigi 'Gigi' Dall'Igna mengaku paham benar alasan mengapa pihaknya memilih langkah ini. Hal ini ia sampaikan kepada Motorsport.com.

Petrucci diketahui membela Ducati sejak MotoGP 2015 dengan seragam Pramac Racing. Sejak 2017 ia selalu mendapatkan motor spek pabrikan. Selama mengendarai Desmosedici, Petrucci telah mengoleksi enam podium, namun belum sekalipun mengecap kemenangan.

Hasil inilah yang berkebalikan dengan Lorenzo, yang justru merebut tiga kemenangan bersama Ducati, tepat setelah pabrikan Italia tersebut memutuskan untuk merekrut Petrucci sebagai tandem Andrea Dovizioso di tim pabrikan untuk MotoGP musim depan.

Atas alasan ini, Petrucci dihadapkan tantangan besar, yakni antara menyamai dan melampaui prestasi Lorenzo selama dua musim terakhir. Selain itu, ia juga harus membantu Dall'Igna dan Dovizioso melanjutkan pengembangan Desmosedici. Kontrak berdurasi satu tahun saja akan membuat beban Petrucci semakin besar.

Meski begitu, Dall'Igna menaruh rasa percaya tinggi padanya. "Danilo punya sejarah panjang dengan kami. Ini tahun keempatnya bersama kami, dan selama ini telah mengalami peningkatan besar. Kami tahu benar potensinya, ia telah berkembang bersama kami meski ia kesulitan menjalani bagian akhir musim ini," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Langkah Maju

Danilo Petrucci
Danilo Petrucci, menjadi pembalap Ducati Corse untuk MotoGP 2019. (Twitter/@pramacracing)

Di lain sisi, Dall'Igna ogah bersikap lunak. Tak tanggung-tanggung, eks direktur teknis Aprilia Racing ini berharap rider 28 tahun itu mampu konsisten merebut podium dan meraih kemenangan. "Ia adalah rider yang harus mengalami langkah maju. Kami percaya ia punya ruang untuk lebih baik, memperebutkan podium dan kemenangan tahun depan," tuturnya.

Senada dengan Dall'Igna, Paolo Ciabatti selaku sporting director Ducati Corse, juga yakin Petrucci layak mendapat kesempatan membela tim pabrikan usai peningkatannya selama dua tahun terakhir. Ia juga merasa bahwa kontrak setahun merupakan durasi yang tepat untuk Petrux.

"Kariernya merupakan perjalanan yang unik, dan kami yakin ia layak dapat kesempatan. Tapi ia juga harus menunjukkan kepada kami bahwa keputusan kami memang tepat. Memang benar kontrak dua tahun akan memberinya ketenangan batin, tapi Ducati harus memastikan kedua ridernya sama-sama mampu menang. Itulah mengapa kontrak satu tahun paling masuk akal," pungkas Ciabatti.

Sumber: Bola.net

Saksikan video menarik di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓
Maverick Vinales Juara di MotoGP Emilia Romagna