Persiapan Gerry Salim Hadapi Balapan Debut Grand Prix di Moto3 Italia

Oleh Yus Mei Sawitri pada 28 Mei 2019, 13:30 WIB
Diperbarui 28 Mei 2019, 13:30 WIB
Gerry Salim
Pembalap Astra Honda Racing Team, Gerry Salim. (Media AHRT)

Bola.com, Mugello - Pembalap Indonesia binaan Astra Honda Racing Team, Gerry Salim, akan menghadapi momentum penting dalam kariernya karena untuk kali pertama mencicipi Grand Prix, tepatnya Moto3 Italia, Minggu (2/6/2019). Dia mengaku sudah melakukan persiapan untuk beradaptasi dengan motor yang akan dipakainya. 

Gerry mendapat kesempatan turun di Moto3 karena menggantikan pembalap Honda Team Asia, Ai Ogura, yang cedera. Ogura mengalami cedera tangan dan baru saja menjalani operasi sehingga terpaksa absen pada balapan di Sirkuit Mugello. 

Debut balapan Grand Prix akhir pekan ini akan menjadi langkah terbesar Gerry yang sudah dimulai bersama Astra Honda pada kejuaraan lokal di Indonesia. 

Gerry praktis hanya punya waktu sekitar 10 hari untuk mempersiapkan diri karena baru diberitahu pada awal pekan lalu. Namun, Gerry mengaku sudah familier dengan motor untuk Moto3, hanya tinggal menyesuaikan diri. 

"Saya sudah melakukan banyak balapan dengan motor Moto3, meskipun sudah enam bulan sejak terakhir saya memacunya hingga dua hari tes di Barcelona pekan lalu," kata Gerry, melalui rilis yang diterima Bola.com dari AHRT, Selasa (28/5/2019).  

"Banyak sekali yang kami lakukan selama dua hari tes tersebut. Pada hari pertama saya melakukan ratusan lap, yang membuat saya lebih mengenal motor. Pada hari kedua, kami fokus pada catatan waktu dan kami bisa mendapatkan feeling yang bagus dengan motor,” imbuh Gerry Salim, yang kini berkiprah di ajang CEV Moto3 European Championship itu. 

 

 

2 dari 2 halaman

Cocok dengan Sirkuit Mugello

Mugello bukan sirkuit yang terlalu asing bagi Gerry. Dia pernah mencicipi balapan di sirkuit tersebut saat berkiprah di ajang Red Bull Rookies Cup. 

Pembalap asal Surabaya tersebut mengatakan tidak punya masalah dengan Sirkuit Mugello. Malah dia merasa sirkuit tersebut cocok dengan karakter membalapnya. 

“Saya suka sirkuit ini. Saya membalap di sini tahun lalu pada kompetisi Red Bull Rookies Cup dan mencatat waktu tercepat kedua saat sesi kualifikasi, meskipun motor saya bermasalah saat balapan dan akhirnya harus berhenti," ujar Gerry. 

"Saya suka sirkuit ini karena karakternya cepat, serta memiliki banyak tikungan super-cepat dan beberapa yang hard braking," imbuh dia. 

Lanjutkan Membaca ↓