Raih Titel Juara Dunia MotoGP Ke-6, Marc Marquez Mampu Atasi Segala Masalah

Oleh Defri Saefullah pada 07 Okt 2019, 14:15 WIB
Marc Marquez

Jakarta Keberhasilan Marc Marquez untuk menjadi juara MotoGP keenam kalinya pada musim ini menuai pujian. Direktur Teknik Honda, Takeo Yokoyama, menggambarkan pembalap asal Spanyol itu sebagai sosok pembalap cerdas.

Marc Marquez berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP 2019 di Thailand yang baru berlangsung di Chang Sirkuit, Buriram, Minggu (6/10/2019). Raihan poinnya yang sudah mencapai 325 tak mungkin dikejar lagi oleh rival terdekatnya, Andrea Dovizioso.

Menurut Yokoyama, Marquez tipikal pembalap yang cerdas. Pembalap asal Spanyol itu disebut mampu mengambil keuntungan maksimal dari motor yang dipakainya.

Keunggulan Marquez lainnya mampu beradaptasi cepat dengan motor anyar RC213V 2019. Terbukti, saat tim menambah top speed motor, Marquez bisa manfaatkannya dengan baik.

Yokoyama mengatakan jajaran mekanik Repsol Honda sempat khawatir penambahan top speed bisa berpengaruh kepada mesin. Namun, kekhawatiran itu hilang karena motor dikendarai pembalap terbaik di dunia.

"Masalah akan datang, tapi dia pembalap terbaik, jadi mungkin dia bisa mengatasinya," kata pria asal Jepang itu soal gelar keenam Marc Marquez di kelas MotoGP seperti dikutip crash.

2 of 3

Luar Biasa

Marc Marquez Segel Gelar Juara Dunia MotoGP 2019
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez merayakan kemenangannya pada balapan MotoGP Thailand 2019 di Chang International Circuit, Buriram, Minggu (6/10/2019). Marquez menyegel gelar juara dunia MotoGP 2019. (Lillian SUWANRUMPHA/AFP)

Kehebatan Marquez di MotoGP semakin kentara karena dua hal. Pertama, seperti dilansir crash, dia mampu menjinakkan mesin motor di mana pembalap Honda lain, seperti Cal Crutchlow dan Jorge Lorenzo, harus mengalami kesulitan.

Kedua, Marquez masih tampil sempurna meski pada pramusim sempat mengalami cedera di bahu kiri.

"Gelar juara tahun ini sejujurnya sangat sulit. Mungkin orang bilang," oh, kalau Marquez semuanya jadi gampang." Tapi faktanya tidak demikian," kata Yokoyama.

Marquez juga disebutnya sudah mengubah gaya balap untuk adaptasi dengan tenaga motor yang lebih besar.

3 of 3

Musim Terbaik

Yokoyama sepakat musim MotoGP 2019 menjadi yang terbaik untuk Marquez. Meski tidak seperti 2014, saat Marquez memenangi 10 balapan awal, tapi Marquez mampu mengatasi banyak masalah dengan baik.

"Dari sisi statistik, ini memang musim terbaiknya. Bahkan dia bisa menambah lagi poin agar cetak rekor poin. Kecuali di Austin, dia mampu meraih posisi pertama dan kedua. Ini musim terbaiknya," ujarnya.

Sumber: Crash

Disadur dari: Liputan6 (Defri Saefullah/Adyaksa Vidi, published 7/10/2019)

Lanjutkan Membaca ↓