Maverick Vinales Masih Belum Puas dengan Performa YZR-M1 Versi 2020

Oleh Rizki Hidayat pada 21 Nov 2019, 21:00 WIB
Diperbarui 23 Nov 2019, 20:16 WIB
Fabio Quartararo Tercepat di FP3 MotoGP Valencia

Bola.com, Valencia - Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, menorehkan hasil yang cukup memuaskan selama dua hari tes MotoGP Valencia. Meski begitu, Vinales belum puas dengan kecepatan motor YZR-M1 versi 2020.

Pada tes hari pertama yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Selasa (19/11/2019), Maverick Vinales mencatatkan waktu terbaik kedua, yakni 1 menit 30,327 detik. Dia tertinggal 0,164 detik dari Fabio Quartararo yang tampil tercepat.

Sementara itu pada hari kedua, Rabu (20/11/2019), pembalap asal Spanyol itu berada di posisi teratas. Setelah melibas 67 lap, Maverick Vinales mencatatkan waktu terbaik 1 menit 29,849 detik, unggul 0,164 detik atas Quartararo di posisi kedua.

Meski senang, Vinales tak serta merta puas atas hasil pada tes di Valencia. Pembalap berusia 24 tahun itu kompak dengan rekan setimnya, Valentino Rossi, yang menganggap Yamaha masih harus meningkatkan kecepatan motor YZR-M1 versi 2020.

"Sudah ada tambahan tenaga, tetapi belum cukup, rival masih sangat jauh. Masih ada jarak 8 km/jam, saya ambil banyak slipstream agar paham ini bagus atau tidak," ujar Vinales.

"Saya lebih baik, karena mesin tetap bekerja, tak seperti tahun lalu, jadi saya cukup puas. Tetapi ada ketertinggalan di setiap lap, 5-6 km/jam, jadi kami harus menutupinya."

"Di lain sisi, program kami dalam uji coba ini adalah mendapatkan banyak informasi soal mesin agar Yamaha bisa coba mencari kemajuan," lanjut Maverick Vinales.

 

2 of 2

Penyaluran Tenaga

Fabio Quartararo Tercepat di FP1 MotoGP Malaysia
Pembalap Monster Energy, Maverick Vinales saat latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Jumat (1/11/2019). Maverick Vinales berada di posisi ketiga pada FP1 MotoGP Malaysia. (Mohd RASFAN/AFP)

Selain butuh meningkatkan top speed motor YZR-M1 versi 2020, target kedua Maverick Vinales dan Rossi adalah memperbaiki penyaluran tenaga agar lebih halus. Hal tersebut demi membantu usia ban, mengingat Yamaha kerap mengalami kendala grip ban belakang.

"Jika harus jujur, penyaluran tenaganya sangat mirip, dan ini bagus, karena tahun ini sangat baik, ada banyak traksi," ucap juara dunia Moto3 2013 tersebut.

"Jadi tampaknya positif, tetapi kami masih harus bekerja lebih keras. Soal sasis, bagus-bagus saja, ada perbedaan, tetapi sudah bekerja dengan baik," ungkap pembalap berjuluk Top Gun tersebut.

Sumber asli: Crash

Disadur dari: Bola.net (Penulis: Anindhya Danartikanya/Published: 21/11/2019)

Lanjutkan Membaca ↓