Ducati Tak Khawatir dengan Penurunan Performa Petrucci pada MotoGP 2019

Oleh Wiwig Prayugi pada 30 Des 2019, 17:45 WIB
Diperbarui 30 Des 2019, 17:45 WIB
Tes Pramusim Motogp Sepang 2019
Pebalap Ducati, Danilo Petrucci, saat beraksi pada tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Sepang, Kamis (7/2). Pada tes pramusim kali ini Maverick Vinales menduduki posisi pertama dengan catatan waktu 1 menit 58.897 detik. (AFP/Mohd Rasfan)

Bola.com, Jakarta - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, meyakini bahwa penurunan performa sang rider, Danilo Petrucci, pada paruh kedua musim MotoGP 2019 hanya kebetulan. Hal ini disampaikan Ciabatti kepada Motorsport.com pada Jumat (27/12/2019).

Tahun 2019 adalah musim perdana Petrucci sebagai rider tim pabrikan. Ia pun meraih tiga podium pada paruh pertama musim ini, termasuk kemenangan besarnya di Mugello, Italia. Berkat hasil ini, Ducati pun memberinya perpanjangan kontrak tepat di Assen, Belanda, Juni lalu.

Uniknya, sejak itu pula Petrux malah puasa podium. Demi masuk 10 besar pun harus susah payah. Hasilnya juga berkebalikan dengan Andrea Dovizioso dan Jack Miller, yang masing-masing sukses meraih lima (termasuk kemenangan di Austria) dan empat podium.

"Saya rasa fakta performa Danilo tak sama usai tanda tangan kontrak hanyalah kebetulan. Ia memulai musim dengan sempurna, lalu dapat tiga podium beruntun, meraih kemenangan fantastis di Mugello. Ia juga tampil baik di Sachsenring usai tanda tangan kontrak baru," tutur Ciabatti.

Di lain sisi, setelah rehat musim panas, Ciabatti dan Ducati menyadari ada yang berubah dari Danilo Petrucci. "Jelas kami coba bekerja dengannya, coba memberinya kepercayaan yang telah ia miliki pada awal musim. Sejauh ini belum sukses," aku pria asal Italia ini.

2 dari 2 halaman

Gaya Balap yang Unik

Danilo Petrucci
Danilo Petrucci (Michal CIZEK / AFP)

Performa Danilo Petrucci makin memunculkan tanda tanya besar saat ia finis ke-12 di Aragon, dan selalu finis kesembilan pada sisa musim, kecuali gagal finis di Australia dan Valencia. Ciabatti pun mengakui rider berusia 29 tahun itu punya masalah berbeda dibanding rider Ducati lainnya.

"Sudah jelas ia punya gaya balap yang unik, berkat ukuran tubuh dan berat badannya. Jadi dalam beberapa kondisi tertentu, ia lebih kesulitan dibanding rider lainnya pada ban belakang. Tapi secara umum kami sendiri juga punya masalah itu ketika gripnya rendah," ungkap Ciabatti.

"Bagaimanapun, kami rasa Danilo mampu memperebutkan podium dan kemenangan. Kami hanya harus bekerja lebih dekat dengannya untuk mengembalikan apa yang sudah ia tunjukkan awal musim ini. Jadi kami percaya padanya dan kami akan bekerja dengannya untuk 2020," pungkasnya.

Petrucci akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim MotoGP Sepang, Malaysia, pada 7-9 Februari. Jika ia tak mampu tampil garang pada paruh pertama musim, Miller diperkirakan akan menggantikannya di Ducati Team pada 2021.

 

Sumber: Motorsport

Disadur dari: Bola.net (Anindhya Danartikanya, published 30/12/2019)

Lanjutkan Membaca ↓
Maverick Vinales Juara di MotoGP Emilia Romagna