Adik Valentino Rossi Kritik Yamaha karena Depak Sang Kakak

Oleh Hendry Wibowo pada 01 Feb 2020, 20:00 WIB
Diperbarui 01 Feb 2020, 20:00 WIB
Profil Luca Marini: Adik Rossi Calon Bintang Balap Dunia
Luca Marini digadang-gadang bakal meneruskan kehebatan Valentino Rossi di ajang MotoGP.

Bola.com, Jakarta - Yamaha membuat banyak keputusan besar pekan ini. Dari memperpanjang kontrak Maverick Vinales. Kemudian mengorbitkan Fabio Quartararo ke tim pabrikan, sekaligus mendepak Valentino Rossi.

Terakhir mengangkat Jorge Lorenzo sebagai pebalap penguji terhitung mulai MotoGP 2020.

Mengenai langkah Yamaha yang mendepak Rossi, mendapat kritik tajam dari adik sang pebalap, Luca Marini. Namun sisi lain, pebalap Moto2 itu menyadari keputusan terburu-buru Yamaha lantaran berkaitan dengan bursa perpindahan pebalap.

"Semua yang terjadi sekarang sangat mengecewakan buat Vale. Karena ia hanya meminta Yamaha menunggu beberapa lomba (sebelum memutuskan pensiun atau lanjut ke MotoGP 2021)," Marini menuturkan.

"Akar masalahnya adalah bursa perpindahan pebalap. Penyelenggara harus menemukan cara agar pebalap dan tim bisa membuat keputusan pada momen yang tepat," lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Terkejut Yamaha Perpanjang Kontrak Vinales

Menanti Sekuel Duel Rossi Vs Marquez di Moto2
Adik Valentino Rossi, Luca Marini, dan adik Marc Marquez, Luca Marini, bakal bersaing di ajang Moto2 musim depan.

Pada kesempatan ini, Marini turut mempertanyakan keputusan Yamaha yang memperpanjang kontrak Vinales. Tapi ia tidak terkejut, tim pabrikan asal Jepang itu mengorbitkan Quartararo.

Secara tidak langsung, Marini melihat duet Rossi-Quartararo paling ideal di Yamaha pada MotoGP 2021.

"Saya sangat terkejut dengan perpanjangan kontrak Vinales. Karena tepat buat Yamaha mempromosikan Quartararo setelah menjalani musim fantastis," Marini menerangkan.

"Jika saya Yamaha, saya akan melakukan hal sama," tambahnya.

Sumber: GPone

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Momen Brad Binder Juara di MotoGP Republik Ceska dan Diberi Selamat Valentino Rossi