Didepak Tim Pabrikan, Valentino Rossi: Keputusan Yamaha Tepat

Oleh Hesti Puji Lestari pada 14 Feb 2020, 16:00 WIB
Diperbarui 14 Feb 2020, 16:00 WIB
Valentino Rossi
Valentino Rossi antusias menghadapi MotoGP Jerez yang akan menjadi pembuka dimulainya jadwal padat di Eropa (JUAN MABROMATA / AFP)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, menganggap keputusan tim pabrikan asal Jepang itu mendepak dirinya dari tim utama mulai 2021 itu tepat. Menurut Rossi, Fabio Quartararo lebih cocok dengan visi yang misi tim ke depannya.

Yamaha melakukan manuver mengejutkan pada awal Februari 2020. Tim asal Jepang itu mempromosikan Quartararo yang merupakan pembalap tim satelit Petronas Yamaha SRT ke tim pabrikan pada MotoGP 2021.

Mereka juga memperpanjang kontrak Maverick Vinales. Itu berarti, tak ada tempat lagi bagi Valentino Rossi di tim pabrikan.

Masa depan The Doctor pada MotoGP 2021 juga masih menjadi tanda tanya. Apakah sembilan kali juara dunia itu bakal pensiun atau justru melanjutkan kariernya di tim satelit.

Keputusan Yamaha untuk mendepak Valentino Rossi itu menimbulkan pertanyaan baru. Lantas apakah Rossi kecewa dengan keputusan Yamaha tersebut. Namun akhirnya pembalap asal Italia itu buka suara. 

Melasir dari Tuttomotoriweb, Jumat (14/2/2020), Rossi mengerti dengan keputusan Yamaha itu. Menurutnya, manajemen telah melakukan tugasnya dengan baik dan keputusan mereka tepat.

"Yamaha membuat keputusan yang tepat untuk memilih lebih fokus kepada Fabio Quartararo," kata Valentino Rossi.

 

2 dari 2 halaman

Quartararo Pantas Dapat Panggung Utama

Valentino Rossi
Valentino Rossi (GIUSEPPE CACACE / AFP)

Lebih lanjut Rossi menyebut Quartararo pantas mendapat paggung utama. Pembalap asal Prancis itu tampil mengagumkan dalam debutnya di MotoGP 2019.

Meski berstatus rookie atau debutan, El Diablo-julukan Quartararo berhasil finis di posisi lima klasemen akhir. Rossi juga mengatakan bahwa Quartararo punya kemampuan yang lebih dari sekadar peringkat lima.

Dia bisa juara musim lalu. Hanya saja Quatrararo kalah pengalaman dan kalah level dari juara dunia MotoGP 2019, Marc Marquez.

"Musim lalu Quartararo mengesankan. Dia tidak menang hanya karena Marquez berada di level lain," tambah Valentino Rossi.

Lanjutkan Membaca ↓
Franco Morbidelli Juara di MotoGP Teruel, Duo Rider Suzuki Kembali Podium