Mantan Bos Honda Tak Kaget Melihat Valentino Rossi Kompetitif di Usia 41 Tahun

Oleh Liputan6.com pada 18 Mar 2020, 18:50 WIB
Diperbarui 18 Mar 2020, 18:50 WIB
valentino rossi

Jakarta - Eks Team Principal Repsol Honda, Livio Suppo, menyatakan bahwa dirinya sama sekali tak melihat keanehan dari Valentino Rossi, yang masih beraksi di lintasan balap kelas MotoGP.

Seperti dilansir Motorsport, Suppo mengakui Valentino Rossi pernah mengungkapkan kepada dirinya soal tekad tetap balapan di usia 41 tahun di ajang MotoGP musim 2021.

Mulai musim depan, The Doctor takkan lagi membela Monster Energy Yamaha dan akan digantikan Fabio Quartararo. Meski begitu, bukan berarti ia otomatis pensiun. Rossi pun menyatakan, jika ia masih mampu tampil kompetitif tahun ini, maka ia bersedia membela Petronas Yamaha SRT.

Banyak pihak mendukung gagasan ini, tapi juga tak sedikit pihak yang yakin bahwa pembalap sekaliber Valentino Rossi yang merupakan sembilan kali juara dunia layak membela tim satelit. Ada juga yang meyakini Rossi sebaiknya pensiun ketika ia masih mampu tampil kompetitif.

Meski begitu, Suppo yakin Valentino Rossi berhak dapat kesempatan melanjutkan karier di MotoGP jika ia masih kompetitif, apalagi jika ia masih bersenang-senang. Menurut Suppo, Rossi bahkan masih mampu tampil lebih garang ketimbang para rider yang lebih muda.

"Vale masih bersenang-senang dan kompetitif. Jika ia pensiun berdasar performa, maka bisa diterima. Tapi Vale masih kuat dan ini sama sekali tak mengherankan. Fakta ia masih bersenang-senang, dan masih tampil baik daripada kebanyakan rider, menurut saya adalah bukti bahwa ia masih layak tetap balapan," ujar Suppo.

2 dari 3 halaman

Jangan Remehkan

Valentino Rossi
Pembalap MotoGP asal Italia, Valentino Rossi mengendarai motor Yamaha. (Istimewa)

"Melaju secepat Vale di usia 41 tahun saya rasa juga tak bisa diremehkan. Tapi seperti yang ia bilang, lanjut atau tidak, akan ditentukan performa. Jika level performanya turun dan finis di luar lima besar, bagi pebalap dengan masa lalu sejaya Vale mungkin bakal keterlaluan, karena itu seolah ia bilang, 'Aku tak peduli lagi pada hasil, aku hanya ingin senang-senang dalam balapan," ungkap Suppo.

"Tapi saya rasa bakal lebih buruk jika ia bilang, 'Aku akan coba meraih gelar dunia ke-10, pergi ke Petronas dan mencobanya.' Menurut saya itu bakal berlebihan. Tapi jika ia bilang, 'Aku berusia 42 tahun, masih bersenang-senang dan masih cukup kompetitif,' mengapa tidak?" pungkas pria yang juga eks Manajer Ducati Team tersebut.

Seri perdana MotoGP 2020 rencananya akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 1-3 Mei mendatang jika tak ada lagi halangan dari pandemi virus corona (Covid-19).

 

Sumber asli: Motorsport

Disadur dari: Bola.net (Anindhya Danartikanya, published 17/3/2020)

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓