8 Pabrikan yang Pernah Merasakan Titel Juara Dunia di MotoGP

Oleh Hendry Wibowo pada 03 Apr 2020, 08:00 WIB
Diperbarui 03 Apr 2020, 08:00 WIB
Pembap Repsol Honda, Marc Marquez
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez berselebrasi di atas podium setelah memenangi balapan MotoGP Jepang 2018 di Twin Ring Motegi, Minggu (21/10). Kemenangan Marquez di Jepang sekaligus membuatnya menjadi juara dunia MotoGP 2018. (AP/Shizuo Kambayashi)

Bola.com, Jakarta - Dari era kelas 500cc sampai MotoGP. Tercatat ada delapan pabrikan dengan pembalap yang pernah merasakan juara dunia di kelas tertinggi Kejuaraan Dunia Balap Motor.

Dari titel juara dunia perdana milik Leslie Graham dan pabrikannya AJS sampai Marc Marquez dengan Honda, hingga kini ada tiga pabrikan tersukses sepanjang sejarah yang kita sebut The Big Three.

Penghuni The Big Three adalah Honda, MV Agusta, dan Yamaha. Namun dari tiga pabrikan tersukses ini, MV Agusta sudah cukup lama keluar dari bursa persaingan.

Praktis sejak era MotoGP dimulai, Honda dan Yamaha memang begitu dominan plus silih berganti menempatkan pembalap mereka di tangga teratas.

Melalui artikel ini, Bola.com tidak hanya mengajak pembaca mengetahui pabrikan mana saja yang pernah mengantarkan pembalap mereka jadi juara dunia. Tapi juga urutan pabrikan dengan titel terbanyak.

2 dari 8 halaman

1. Honda

mick-doohan-131017c.jpg
Legenda Honda di kelas 500cc, Mick Doohan. (Istimewa)

Posisi pertama daftar pabrikan dengan titel juara dunia terbanyak menjadi milik Honda. Total pabrikan asal Jepang ini sudah merasakan 21 titel.

Yang patut jadi perhatian, gelar terbanyak dipersembahkan oleh Marc Marquez: enam gelar. Mengingat dirinya kini masih aktif di MotoGP, tentu torehannya masih bisa lebih banyak lagi.

21 gelar-6 (Marc Marquez), 5 (Mick Doohan), 3 (Valentino Rossi), 2 (Freddie Spencer), 1 (Casey Stoner, Nikcy Hayden, Alex Criville, Eddi Lawson, Wayne Gardner).

3 dari 8 halaman

2. MV Agusta

Giacomo Agostini
Giacomo Agostini menunggangi motor MV Agusta 500 Three. (Motorcycleonline.com)

Berbicara kelas 500cc pada awal Kejuaraan Dunia Balap Motor, maka nama MV Agusta langsung diingat sebagai pabrikan yang begitu dominan.

Nama Giacomo Agostini jadi penyumbang gelar terbanyak untuk MV Agusta: tujuh gelar. Total pabrikan ini merasakan 18 titel dan masih unggul atas Yamaha.

18 gelar-7 (Giacomo Agostini), 4 (Mike Hailwood, John Surtess), 2 (Phil Read), 1 (Gary Hocking)

4 dari 8 halaman

3. Yamaha

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi
Pebalap Yamaha Movistar, Valentino Rossi, ternyata masih lebih baik ketimbang Jorge Lorenzo pada musim perdana bersama Ducati. (EPA/Ettore Ferrari)

Lawan terberat Honda pada era MotoGP. Di era ini, Yamaha bisa melahirkan dua pembalap fenomenal yaitu Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Berkat andil keduanya, Yamaha total merasakan tujuh gelar juara dunia. Kini mereka telah membawa pulang 17 gelar juara.

17 gelar-4 (Valentino Rossi), 3 (Jorge Lorenzo, Wayne Rainey, Eddie Lawson, Kennny Roberts), 1 (Giacomo Agostini)

5 dari 8 halaman

4. Suzuki

Barry Sheene
Barry Sheene (autobild.es)

Tim pabrikan Jepang lain yang berjaya di kelas tertinggi Kejuaraan Dunia Balap Motor. Sejauh ini, Suzuki sudah merasakan enam gelar juara dunia.

Barry Sheene jadi penyumbang terbanyak lewat dua gelar pada tahun 1976 dan 1977. Kini Suzuki tertinggal jauh dari Honda dan Yamaha. Namun mulai membangun kekuatan menakutkan lewat dua pembalap muda, Alex Rins dan Joan Mir.

6 kali-2 (Barry Sheene), 1 (Kenny Roberts Jr, Kevin Schwantz, Franco Uncini, Marco Lucchinelli)

6 dari 8 halaman

5. Gilera

Sama seperti MV Agusta, sudah tidak aktif lagi di kelas tetinggi Kejuaraan Dunia Balap Motor. Namun tidak banyak yang tahu, merek Gilera sangat ditakuti pada tahun 1950-an.

Dalam kurun waktu 1950-1960, tim ini bahkan hanya empat kali kehilangan gelar dan merasakan enam gelar terbaik. Geoff Duke jadi penyumbang terbanyak pada musim 1953, 1954, dan 1955.

6 gelar-3 (Geoff Duke), 2 (Umberto Masetti), 1 (Libero Liberati)

7 dari 8 halaman

6. Ducati, Norton, dan AJS

Casey Stoner
Pebalap penguji Ducati, Casey Stoner, menempati posisi ketiga pada hari kedua tes MotoGP di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Rabu (20/7/2016). (Ducati Corse)

Tiga pabrikan yang sama-sama baru merasakan satu titel juara dunia. AJS lewat Leslie Graham tahun 1949. Lalu Norton merasakan titel terbaik lewat kontribusi Geoff Duke tahun 1951.

Sementara Ducati adalah satu-satunya pabrikan yang bisa mencuri gelar dari Honda dan Yamaha pada era MotoGP. Adalah berkat persembahan Casey Stoner pada musim 2007.

1 gelar-(Ducati/Casey Stoner), (Norton/Geoff Duke), (AJS/Leslie Graham)

Sumber: Dari berbagai sumber

8 dari 8 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓