Bakat Fantastis Casey Stoner: Mendarat Pukul 9.35, Latihan Bebas 10.00, 10.02 Masuk Trek, 3 Menit Kemudian Jadi yang Tercepat

Oleh Hendry Wibowo pada 05 Jul 2020, 16:45 WIB
Diperbarui 05 Jul 2020, 17:23 WIB
Casey Stoner
Pebalap penguji Ducati, Casey Stoner, setelah melakoni tes di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (30/1/2016). (Crash)

Bola.com, Jakarta - Casey Stoner sering disebut sebagai salah satu pembalap terhebat di sepanjang sejarah Kejuaraan Dunia Balap Motor, meski hanya dua kali merasakan titel juara dunia MotoGP.

Sampai sekarang, bahkan belum ada yang bisa menyamai pencapaian Casey Stoner: juara dunia bersama Ducati. Oleh karena itulah, walau pensiun dini, prestasi Stoner selalu dikenang dengan baik.

Bos LCR Honda, Lucio Cecchinello punya cerita menarik mengenai bakat alami seorang Stoner. Untuk diketahui, pembalap asal Australia itu memang memperkuat LCR Honda pada MotoGP 2006 atau tahun debutnya di kelas tertinggi.

Cecchinello menyebut pada lomba putaran kedua MotoGP 2006 di Sirkuit Losail, Qatar, Stoner yang direncanakan tiba hari Jumat, tapi baru datang hari Sabtu.

Stoner bahkan mendarat di bandara Qatar pukul 9.35 pagi. Padahal sesi latihan bebas pertama sudah dimulai pukul 10.00.

2 dari 3 halaman

Walau Terlambat tapi Kompetitif

Casey Stoner - Jorge Lorenzo (Autosport)
Casey Stoner - Jorge Lorenzo (Autosport)

Kala itu, Cecchinello sampai harus menjemput Casey Stoner di bandara untuk mencegah keterlambatan lebih lama lagi.

"Saya kemudian langsung membawanya ke sirkuit. Sembari menggunakan pakaian balap, ia minum kopi. Gunakan helm, masuk ke box tim, dan tanpa melihat mekanik tim, ia berada di atas motor 10.02," cerita Cecchinello.

"Setelah tiga menit (10.05), ia sudah mencetak waktu tercepat. Kemudian ia berulang kali mempertajam catatan waktunya dan menyelesaikan latihan bebas sebagai tercepat," tambahnya.

"Casey memang seperti itu. Dia benar-benar punya bakat alami," tutup pria yang juga mengawali karier sebagai pembalap itu.

Stoner pada akhirnya meraih pole position di kualifikasi MotoGP Qatar 2006 dan finis posisi kelima saat lomba. 

Sumber: Crash.net 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓
Franco Morbidelli Juara di MotoGP Teruel, Duo Rider Suzuki Kembali Podium