MotoGP Portugal Balapan Terakhir, Valentino Rossi Punya Pesan Haru untuk Yamaha

Oleh Hendry Wibowo pada 20 Nov 2020, 20:45 WIB
Diperbarui 20 Nov 2020, 20:45 WIB
Valentino Rossi
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, saat balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Minggu (13/9/2020). Morbidelli menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 42 menit 02,272 detik. (AP/Antonio Calanni)

Bola.com, Algarve - Balapan seri terakhir MotoGP 2020 di Sirkuit Portimao, Portugal, akhir pekan ini, bakal jadi momen spesial untuk juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi.

Pasalnya ia bakal mengakhiri kerja sama dengan tim pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP untuk hengkang ke tim satelit Petronas Yamaha SRT pada MotoGP 2021.

Kesimpulannya, MotoGP Portugal merupakan balapan terakhir seorang Valentino Rossi dengan membawa status sebagai pembalap pabrikan Yamaha.

Saat diwawancara Sky Sport, Valentino Rossi pun punya pesan haru untuk Yamaha. "Ini (MotoGP Portugal) balapan terakhir dengan tim pabrikan, ini adalah akhir dari perjalanan yang sangat panjang bersama," ujarnya.

"Kisah kami dibagi menjadi dua bagian, mirip seperti film: paruh pertama dan paruh kedua. Paruh pertama tak terlupakan dan bahkan dari sudut pandang olahraga kami praktis selalu menang," lanjut pembalap yang menjadi juara dunia MotoGP sebanyak empat kali bersama Yamaha.

"Yamaha memberi saya kesempatan untuk kembali ke tim pabrikan setelah dua tahun yang mengecewakan bersama Ducati, di mana saat itu usia saya tak lagi muda, untuk ini saya akan selalu bersyukur," Rossi mengungkapkan.

"Itu adalah momen yang sangat sulit dalam karier saya. Saya sangat putus asa dan jika saya tidak memiliki kesempatan ini (kembali ke Yamaha) saya mungkin akan berhenti," tutupnya.

2 dari 3 halaman

Yamaha Spesial

Valentino Rossi
Valentino Rossi ketika menggunakan desain helm viagra pada sesi FP3 MotoGP San Marino, Sabtu (12/9/2020). (Andreas SOLARO / AFP)

Tim pabrikan Yamaha tentu tim yang spesial untuk Valentino Rossi. Seperti yang disebut dalam wawancara bersama Sky Sport, ia memperkuat tim ini selama dua periode.

Periode pertama adalah musim 2004-2010. Dalam kurun waktu ini, pembalap asal Italia ini mengecap empat titel juara dunia pembalap. Sementara periode kedua berlangsung 2013-2020.

Untuk periode kedua, Valentino Rossi gagal merasakan titel juara dunia tapi masih bisa menempati runner-up selama tiga musim berturut-turut yaitu 2014-2016.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓
Perkembangan Terkini Pengerjaan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia