Mimpi Luca Marini di MotoGP 2021: Kalahkan Kakak Sendiri, Valentino Rossi

Oleh Hendry Wibowo pada 21 Nov 2020, 09:30 WIB
Diperbarui 21 Nov 2020, 09:30 WIB
Valentino Rossi dan Luca Marini
Luca Marini (kanan) mendapat sambutan dari sang kakak, Valentino Rossi ketika finis tiga besar pada salah satu balapan Moto2 2020. (LLUIS GENE / AFP)

Bola.com, Algarve - Lupakan hubungan kakak-adik jika sudah sama-sama berada di lintasan. Hal ini berlaku untuk pasangan Valentino Rossi dan sang adik tiri, Luca Marini.

Seperti diketahui, Luca Marini sudah dipastikan naik kelas ke MotoGP 2021 dengan memperkuat tim satelit Avintia Ducati. Sementara Valentino Rossi turun ke tim satelit Petronas Yamaha setelah lama memperkuat tim pabrikan Monster Energy Yamaha.

Jelang Moto2 Portugal, akhir pekan ini yang merupakan balapan terakhir Luca Marini di kelas nomor dua Kejuaraan Dunia Balap Motor, ia sudah pasang target untuk MotoGP 2021.

Targetnya tidak lain dirinya ingin mengalahkan sang kakak, Valentino Rossi. "Di lintasan Vale akan menjadi rival seperti yang lainnya, tapi jelas kami harus tetap di depannya," kata Marini saat diwawancara Corriere della Sera.

Luca Marini turut mengungkapkan bisa berada satu grid MotoGP bersama Valentino Rossi, apalagi bisa mengalahkannya merupakan mimpinya sedari dulu.

"Kesempatan yang fantastis dan saya tidak sabar untuk menjalaninya. Ini akan menjadi konfrontasi khusus, itu sudah pasti, karena hubungan yang menyatukan kami berbeda dengan para pembalap lainnya," lanjut Marini, 23 tahun.

2 dari 3 halaman

Nasihat

Valentino Rossi Peluk Luca Marini
Valentino Rossi peluk sang adik, Luca Marini pada lomba Moto2 musim lalu. (Mohd RASFAN / AFP)

Meskipun begitu sebagai adik dan tentunya junior pada ajang MotoGP, Luca Marini tetap menganggap nasihan atau masukan dari Valentino Rossi sangat berguna untuk dirinya.

"Memiliki Vale dekat dengan Anda sangat berarti, dia selalu siap memberi Anda nasihat,” ujar Marini yang kini sedang bersaing jadi juara dunia Moto2 2020.

"Mari kita menganalisis balapan bersama, dia menawarkan interpretasinya. Mata teknisnya menunjukkan kepada kita aspek-aspek yang mungkin terlewatkan dalam balapan. Nasihatnya jangan pernah diabaikan," tambahnya.

Menuju Moto2 Portugal, Luca Marini mengumpulkan 176 poin dan menempati urutan tiga klasemen. Dia tertinggal 18 poin dari pembalap yang berada di posisi puncak, Enea Bastianini.

 

Sumber: Tuttomotoriweb

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓
Perkembangan Terkini Pengerjaan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia