Rekor Kecepatan 362,4 Km/jam Berpotensi Pecah di MotoGP Italia, Apa Alasannya?

Oleh Hendry Wibowo pada 28 Mei 2021, 09:45 WIB
Diperbarui 28 Mei 2021, 09:45 WIB
Johann Zarco
Selebrasi pembalap Pramac Racing, Johann Zarco, setelah finis kedua pada balapan MotoGP Doha di Sirkuit Losail, Senin (5/4/2021) dinihari WIB. (AFP/Karim Jaafar)

Bola.com, Jakarta - Rekor kecepatan tertinggi motor MotoGP pecah pada rangkaian balapan di Sirkuit Losail, Qatar, beberapa waktu lalu. Saat itu pada latihan bebas, pembalap tim satelit Pramac Ducati, Johann Zarco melaju 362,4 km/jam.

Usai Johann Zarco membuat kecepatan fantastis itu, pembalap paling senior, Valentino Rossi berkomentar: "Sebuah kecepatan hebat dari Johann Zarco. Tapi di Mugello, rekor itu bisa pecah."

Ya, pada seri keenam MotoGP 2021 di Sirkuit Mugello, Italia, diprediksi rekor 362,4 km/jam bisa kembali pecah. Sebuah perkiraan yang mendasar.

Karena Sirkuit Mugello tempat balapan MotoGP Italia punya sektor lurus panjang 1141 meter. Dengan trek sepanjang itu, motor MotoGP diprediksi bisa menyentuh kecepatan tertinggi 365 km/jam!

Berbicara kecepatan sektor lurus, pembalap Ducati tentunya kembali diperhitungkan untuk memecahkan rekor tersebut. Pecco Bagnaia membenarkan potensi pemecahan rekor ini pada MotoGP Italia

Namun ia memperingatkan sektor lurus panjang 114 meter bernama San Donato juga mempertimbangkan aspek lain yaitu pengereman. Alhasil tidak mudah mencapai kecepatan 365 km/jam.

"Motor Ducati menakutkan (pada sektor lurus) dan mari kita lihat apakah kita bisa memecahkan rekor itu," kata Pecco Bagnaia.

"Bahkan jika menurut saya pengereman di San Donato dengan kecepatan 365 km/jam tidak bisa dibilang mudah," lanjutnya.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Bidik Kemenangan Perdana

Pecco Bagnaia
Pembalap Ducati, Pecco Bagnaia disambut sang kekasih usai finis kedua MotoGP Portugal. (PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)

Bukan hanya soal pemecahan rekor kecepatan di MotoGP Italia, Pecco Bagnaia punya target lebih besar lagi pada balapan di Sirkuit Mugello, akhir pekan ini.

Adalah dirinya membidik kemenangan perdana di kelas MotoGP. Jika tercapai tentu sangat spesial. Mengingat ia berasal dari Italia. Namun Pecco Bagnaia menegaskan tidak ingin terlalu fokus kejar podium pertama MotoGP Italia.

"Jika saya memikirkan kemenangan pertama, Anda harus membayangkan melakukannya dengan cara hebat. Tidak ada yang lebih spesial ketimbang melakukannya di sini di Mugello," kata Pecco Bagnaia.

"Tapi kami berharap untuk melakukan yang terbaik yang kami bisa, untuk berada di depan, dan jika kemenangan datang, itu jauh lebih baik. Saya tidak menetapkan kemenangan sebagai target utama," lanjutnya.

Pecco Bagnaia memulai MotoGP Italia sebagai runner-up klasemen. Sejauh ini ia sudah naik podium tiga kali tapi belum pernah meraih kemenangan.

Sumber: Corsedimoto

 

Lanjutkan Membaca ↓