Jadi Rekan Satu Tim, Andrea Dovizioso Lihat Valentino Rossi Sudah Berubah

Oleh Hendry Wibowo pada 22 Sep 2021, 16:30 WIB
Diperbarui 22 Sep 2021, 16:30 WIB
Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi
Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi pada balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Misano. (ANDREAS SOLARO / AFP)

Bola.com, Jakarta - Andrea Dovizioso, pada usia 35 tahun sedang membuka lembaran baru dalam kariernya. Setelah sempat menganggur, mulai balapan MotoGP San Marino, akhir pekan lalu, ia dikontrak oleh tim satelit Petronas Yamaha SRT.

Menariknya dengan masuk Petronas Yamaha SRT pada sisa MotoGP 2021, maka Andrea Dovizioso menjadi rekan setim rekan senegaranya asal Italia, Valentino Rossi.

Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi lama terlibat rivalitas di sirkuit meski hubungan antara keduanya tetap baik. Meskipun sama-sama sudah sangat lama berkarier di MotoGP, sebelumnya keduanya belum pernah berstatus rekan setim.

Kini saat dipertemukan, Andrea Dovizioso melihat Valentino Rossi berada di penghujung kariernya dan merasakan kesulitan mendapat hasil positif.

Seperti diketahui, Valentino Rossi bakal pensiun penghujung MotoGP 2021. Sementara Andrea Dovizioso sudah kantongi kontrak untuk musim 2022 bersama tim Petronas Yamaha SRT yang berubah kulit menjadi RNF MotoGP Racing.

2 dari 3 halaman

Valentino Rossi Berubah

Andrea Dovizioso
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Andrea Dovizioso (ANDREAS SOLARO / AFP)

Andrea Dovizioso pun melihat perubahan dari sosok Valentino Rossi ketika berada satu garasi di MotoGP San Marino. Menurutnya meski tidak mendapat hasil bagus, sekarang Valentino Rossi sudah bisa lebih menerimanya.

"Dia membuat saya sangat senang, bahkan jika Anda melihat bahwa dia tidak lagi marah ketika hasilnya tidak sesuai harapan," kata Andrea Dovizioso.

"Ini adalah Vale yang sedikit berbeda dari apa yang kita ketahui," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Adaptasi Sulit

Andrea Dovizioso
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Andrea Dovizioso (ANDREAS SOLARO / AFP)

Andrea Dovizioso juga sadar tantangan yang ia hadapi di Petronas Yamaha SRT sangat sulit. Karena ia harus kembali adaptasi dengan motor Yamaha setelah lama mengendarai motor Ducati Desmosedici.

"Yamaha bukan motor yang tepat untuk gaya berkendara saya, tetapi adaptasinya tergantung pada diri saya sendiri," kata Andrea Dovizioso.

Dovizioso bisa menjalankan peran penting di Yamaha. Karena ia datang membawa pengetahuan soal motor Ducati plus Aprilia di mana ia sempat menjadi pembalap penguji.

Sumber: Corsedimoto

Lanjutkan Membaca ↓