Jatuh Bangun Pecco Bagnaia Taklukkan Motor Ducati, Valentino Rossi Sampai Kagum

Oleh Hendry Wibowo pada 12 Okt 2021, 19:15 WIB
Diperbarui 12 Okt 2021, 19:15 WIB
Pecco Bagnaia
Pembalap Ducati, Pecco Bagnaia. (LLUIS GENE / AFP)

Bola.com, Jakarta - Nama pembalap Ducati, Pecco Bagnaia mendadak naik ke permukaan pada pertengahan MotoGP 2021. Tercatat tiga balapan terakhir, ia selalu meraih pole position.

Total tiga race terakhir, Pecco Bagnaia merasakan dua kemenangan dan sekali naik podium ketiga. Andai saja ia melakukannya pada awal musim, mungkin anak didik Valentino Rossi itu bisa bersaing lebih dekat dengan Fabio Quartararo untuk menjadi juara dunia MotoGP 2021.

Namun jika melihat lebih ke belakang, Pecco Bagnaia sempat kesulitan menaklukkan motor Ducati Desmosedici. Fakta kini ia sudah sangat kompetitif, menandakan juara dunia Moto2 2018 itu telah mengalami perkembangan signifikan.

Pecco Bagnaia pun menyebut dirinya harus jatuh bangun agar bisa kompeetitif di atas motor Ducati Desmosedici. Pasalnya gaya balap pembalap berusia 24 tahun itu tidak cocok dengan Desmosedici.

"Ketika saya mulai mengendarai motor Ducati, saya selalu terjatuh, perasaan saya tidak pernah sangat baik. Saya mencoba mendorong, tetapi gaya mengemudi saya tidak cocok dengan Ducati," kata Pecco Bagnaia.

"Karena saya selalu melaju dengan kecepatan menikung yang tinggi di Moto2. Di kelas Moto2 juga tidak bisa mengerem terlalu keras, karena roda belakang selalu selip," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Apa Kuncinya?

Pecco Bagnaia
Pembalap Ducati, Pecco Bagnaia disambut sang kekasih usai finis kedua MotoGP Portugal. (PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)

Lantas apa yang membuat Pecco Bagnaia yang sempat memperkuat tim satelit Ducati, Pramac pada tahun 2019-2020 dan naik memperkuat tim pabrikan di MotoGP 2021, biaa sangat kencang saat ini?

"Tahun ini saya sedikit mengubah pendekatan saya pada motor. Saya merasa sangat mengenal motor ini. Saya beradaptasi dengan baik pada sistem rem dan sekarang saya bisa menghentikan motor dengan sangat baik. Saya merasa hebat," Pecco Bagnaia mengungkapkan.

"Setelan motor Ducati saya juga disesuaikan dengan gaya mengemudi saya dalam hal kecepatan menikung. Motor kami tidak secepat itu di tengah tikungan."

"Tapi kami melakukan pekerjaan dengan baik tahun ini dan sekarang motornya lebih cocok untuk itu," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Pujian Valentino Rossi

Morbidelli, Rossi, dan Bagnaia
Valentino Rossi bersama dua anak didiknya di akademi VR46 yang sudah mentas di ajang MotoGP: Franco Morbidelli dan Pecco Bagnaia. (GIUSEPPE CACACE / AFP)

Melihat Pecco Bagnaia sangat kompetitif bersama Ducati, membuat sang guru, Valentino Rossi ikut memberikan pujian.

Menurutnya sudah cukup lama dirinya tidak melihat ada pembalap yang bisa menaklukkan motor Ducati seperti yang dilakukan Pecco Bagnaia.

"Pecco sangat mengesankan, dia dalam kondisi sangat baik. Sangat menyenangkan melihatnya mengendarai motor Ducati," ujar Valentino Rossi.

"Cara dia mengendarai Ducati sangat bagus. Sudah lama Ducati tidak terlihat seperti ini. Saya sangat senang untuknya," tambahnya.

Sumber: Speedweek

Lanjutkan Membaca ↓