Bos Yamaha Jujur Banget, Bilang Fabio Quartararo Lebih Mudah Diatur Ketimbang Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo

Oleh Hendry Wibowo pada 03 Des 2021, 17:15 WIB
Diperbarui 03 Des 2021, 17:15 WIB
Foto: Yamaha Kembali Berjaya, Fabio Quartararo Raih Juara Dunia MotoGP 2021 di Sirkuit Misano
Juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo. (AFP/Andreas Solaro)

Bola.com, Jakarta - Bos Yamaha MotoGP, Lin Jarvis buka-bukaan membandingkan sosok Fabio Quartararo dengan dua pembalap lain yang bisa menjadi juara dunia bersama mereka: Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi.

Untuk diketahui, Fabio Quartararo merupakan pembalap Yamaha ketiga yang sukses menjadi juara dunia MotoGP setelah Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi.

Lin Jarvis menilai ketiga pembalap ini masuk Yamaha dalam situasi berbeda. Namun jika dibandingkan dengan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, menurutnya Fabio Quartararo lebih mudah diatur.

Namun Jarvis turut jujur apa yang dialami Lorenzo dan Rossi dahulu lebih sulit jika dibandingkan dengan perjuangan Fabio Quartararo musim 2021.

"Fabio tiba di Yamaha pada waktu yang tidak terlalu sulit dibandingkan Valentino atau Lorenzo," kata Jarvis.

"Valentino juga orang yang sangat positif dan menyenangkan. Ketika dia datang kepada kami, dia sudah menjadi juara dunia lima kali."

"Dan Jorge tiba ketika Vale sudah memenangkan tiga gelar bersama kami dan menjadi referensi. Dalam kasus Fabio itu berbeda. Dia lebih muda dan lebih mudah diatur," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Era Fabio Quartararo

Fabio Quartararo
Fabio Quartararo menjadi pembalap pertama Yamaha yang berhasil menjuarai MotoGP setelah enam tahun atau 2015. (AFP/Andreas Solaro)

Lebih lanjut Lin Jarvis menilai MotoGP sangat beruntung memiliki juara dengan sikap seperti Fabio Quartararo.

Dia bahkan memprediksi pembalap asal Prancis itu bisa membuat sebuah era baru di MotoGP setelah kehilangan Valentino Rossi lantaran pensiun.

"Bagus bagi MotoGP untuk memiliki seorang juara dengan kepribadian dan sikap ini. Tidak mudah untuk menemukannya," Lin Jarvis menuturkan.

"Jika kami bisa mempertahankannya, maka kami akan memiliki era pasca-Valentino Rossi yang indah," lanjutnya.

Sumber: Corsedimoto

 

Lanjutkan Membaca ↓