Bekuk Magic, Clippers Ukir 3 Kemenangan Beruntun

Oleh Yus Mei Sawitri pada 15 Des 2016, 14:30 WIB
Diperbarui 15 Des 2016, 14:30 WIB
LA Clippers Vs Orlando Magic
LA Clippers menang 113-108 atas Orlando Magic pada laga lanjutan NBA musim 2016-2017, Rabu (14/12/2016) waktu setempat. (Bola.com/Twitter/Clippers Nation)

Bola.com, Orlando - Los Angeles Clippers mencetak lebih dari 110 poin saat memenangi tiga laga beruntun pada NBA musim reguler 2016-2017, Rabu (14/12/2016) waktu setempat atau Kamis (15/12/2016) WIB. 

Berikut ini lima fakta saat Clippers menang 113-108 atas Orlando Magic: 

1. Rivers kembali, Mbah a Moute absen --- Austin Rivers melewati tes yang dibutuhkan untuk bermain setelah pingsan dan absen pada laga Senin (12/12/2016).  Setelah itu dia melewati tes untuk bermain Rabu ke Orlando, dekat kampung halamannya. Rivers juga terpilih sebagai starter, di saat bersamaan Luc Mbah a Moute untuk kali pertama absen bertanding karena mengalami cedera bahu, yang didapatnya kala meladeni Portland Trail Blazers, Senin. Mbah a Moute berharap segera kembali bermain. Tanpa keduanya, para pengganti harus bekerja keras menahan aksi pemain Magic, Aaron Gordon, yang mencetak 33 poin. Tapi, block DeAndre Jordan bisa mencegah usaha Gordon melesakkan tiga poin, sekaligus membantu timnya memenangi pertandingan.  

2. Jordan mengukir rekor klub dalam urusan block. Block yang dilakukannya atas tembakan Gordon, merupakan block ketiga Jordan pada pertandinga tersebut. Jordan mencetak rata-rata 1,118 block sepanjang kariernya, sekaligus menjadikannya memuncaki daftar pencetak block terbanyak dalam sejarah Clippers. Jordan melewati prestasi Benoit Benjamin untuk penghargaan ini. Jordan menyudahi laga dengan 22 poin, 12 rebound, tiga block, dan dua assist

3. Pencapaian manis bagi Rivers  di kandang dengan torehan tertinggi musim ini. Benar-benar titik balik bagi Rivers, yang tak bisa bermain pada Senin, yang kemudian menjalani laga tandang bersama Clippers dan kemudian mendapati jersey-nya di SMA dipensiunkan pada Selasa (13/12/2016) dan menampilkan permainan terbaik pada Rabu malam, dan mencetak poin tertinggi untuk tim (25 poin). 

4. Aksi DJ -- Saat Orlando Magic bermain ofensif pada kuarter ketiga dengan torehan 36 poin sehingga skor imbang menjelang kuarter keempat, DeAndre Jordan melakukan segalanya untuk menjaga Clippers tetap unggul. Adapun Magic terus menjaganya dengan ketat. Jordan hanya membukukan dua lemparan bebas pada paru pertama, kemudian menyudahi pertandingan dengan 18 poin seusai tampil impresif pada kuarter ketiga. Jordan mengambil lemparan bebas lebih banyak dibanding jumlah tembakan yang dilakukan Clippers pada kuarter ketiga.  

5. Tembakan tiga angka -- Clippers berada pada posisi 10 besar dalam hal tembakan tiga poin, tapi Magic tampil solid di tengah. Namun, hal itu tak jadi masalah. Clippers melepaskan 13 tembakan tiga angka, sedangkan Magic 14. 

Selanjutnya apa? LA Clippers bakal bertandang ke markas Heat di Miami.