Dua Pemain Lakers Enggan Bermain Saat NBA Kembali Bergulir Akibat Wafatnya George Floyd

Oleh Thomas pada 15 Jun 2020, 15:45 WIB
Diperbarui 15 Jun 2020, 15:45 WIB
Dwight Howard melakukan dunk
Dwight Howard melakukan dunk saat membantu Lakers mengalahkan Mavericks di lanjutan NBA (AP)

Los Angeles - Ambisi Los Angeles Lakers menjuarai NBA 2019-2020 terancam. Dua pemainnya dikabarkan tidak mau bermain saat NBA dilanjutkan kembali usai terhenti akibat pandemi virus corona Covid-19.

Dua pemain Lakers yang tidak mau bermain lagi adalah center Dwight Howard dan shooting guard Avery Bradley. Keduanya tak mau main bukan karena takut tertular virus corona.

Howard dan Bradley diketahui ikut menghadiri meeting online yang digagas pemain NBA dari klub Brooklyn Nets Kyrie Irving. Kabarnya ada 80 pemain yang ikut pertemuan tersebut, termasuk CJ McCollum dan Lou Williams.

Dalam meeting online tersebut Irving mengajak para pemain tak usah kembali saat saat NBA bergulir lagi. Irving khawatir bila para pemain kembali tampil di NBA maka akan mengganggu perjuangan melawan ketidakadilan rasial usai kematian tragis pria kulit hitam George Floyd.

Howard melalui agennya sudah membenarkan mendukung gagasan agar para pemain seharusnya tidak kembali bermain saat ini dan fokus menegakan keadilan terhadap warga kulit hitam.

 

 

2 dari 3 halaman

Komentar

LA Lakers Bungkam New York Knicks
Pebasket Los Angeles Lakers, Dwight Howard, memasukkan bola saat melawan New York Knicks pada laga NBA di Staples Center, Rabu (8/1/2020). LA Lakers menang 117-87 atas Knicks. (AP/Mark J. Terrill)

“Saya setuju dengan Kyrie (Irving). Bola basket, atau periode hiburan, tidak diperlukan saat ini, dan hanya akan menjadi gangguan," ujar Howard melalui agennya seperti dikutip dari Yahoo Sports.

Howard merasa momentum menegakan keadilan sedang sangat bagus menyusul insiden kematian George Floyd. Dia rela tak juara NBA untuk pertama kalinya demi menghapus ketidakadilan rasial

"Saya tidak ingin apa-apa selain memenangkan gelar juara NBA pertama saya. Tetapi persatuan orang-orangku (komunitas kulit hitam) akan menjadi sesuatu yang lebih besar ketimbang kejuaraan, itu terlalu indah untuk dilewatkan," tegas Howard.

Keputusan Howard ini bertolak belakang dengan rekan setimnya LeBron James yang sangat ingin kembali bermain. LeBron merasa para pemain tetap bisa menyeimbangkan masalah keadilan sosial dan bola basket.

Langkah Howard ini untungnya tak membuat Lakers terpecah. Seorang pemain yang tak disebutkan identitasnya mengkonfirmasi kepada ESPN bila para pemain Lakers tak terpecah belah karena masalah ini.

NBA 2019-2020 akan dilanjutkan 31 Juli nanti di Disney World Resort. Hanya 22 tim yang akan ikut serta.

Sumber asli: NBA

Disadur dari: Liputan6.com (Thomas/Jonathan Pandapotan Purba, Published 15/6/2020)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓