Komentar Pertama Christian Eriksen Usai Kolaps di Euro 2020: Saya Tidak Akan Menyerah

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 14 Jun 2021, 11:45 WIB
Diperbarui 14 Jun 2021, 11:45 WIB
Foto Piala Eropa: Christian Eriksen Kolaps, Laga Denmark Kontra Finlandia Dihentikan dan Resmi Ditunda
Bahkan peluang Christian Eriksen pun yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti berhasil dibendungnya pada menit ke-19. (Foto: Friedemann Vogel/Pool)

Bola.com, Copenhagen - Gelandang Timnas Denmark, Christian Eriksen, memberikan pernyataan pertamanya setelah mengalami kolaps di Euro 2020 pada Sabtu (12/6/2021). Eriksen mengucapkan terima kasih kepada seluruh dukungan yang diterimanya.

Christian Eriksen mengalami kolaps pada laga Timnas Denmark melawan Finlandia. Eriksen sempat tak sadarkan diri sejenak dan mendapatkan perawatan lanjutan di Rumah Sakit.

Eriksen saat ini sudah berangsur pulih. Pemain berusia 29 tahun itu mengaku tak akan menyerah menghadapi situasinya saat ini.

"Terima kasih, saya tidak akan menyerah. Saya merasa lebih baik sekarang akan tetapi ingin memahami apa yang terjadi," kata Eriksen kepada Gazetta dello Sport.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas semua yang Anda lakukan untuk saya," tegas pemain Inter Milan tersebut.

Belum diketahui nasib Christian Eriksen setelah pulih nanti. Besar kemungkinan, Eriksen akan melewatkan seluruh pertandingan sisa Timnas Denmark di Euro 2020.

2 dari 3 halaman

Alami Serangan Jantung

Foto Piala Eropa: Christian Eriksen Kolaps, Laga Denmark Kontra Finlandia Dihentikan dan Resmi Ditunda
Gelandang Denmark, Christian Eriksen tiba-tiba terjatuh saat melawan Finlandia dalam laga Grup B Euro 2020 di Parken Stadium, Copenhagen, Sabtu (12/6/2021) malam WIB. (Foto: AP/Martin Meissner/Pool)

Tim Timnas Denmark mengonfirmasi penyebab Christian Eriksen mengalami kolaps pada pertandingan Euro 2021. Dokter tim, Morten Boesen, memastikan Christian Eriksen kolaps lantaran serangan jantung.

"Kami melakukan resusitasi jantung, itu adalah serangan jantung," kata Boesen mengutip situs BBC.

"Seberapa dekat kami kehilangan dia? Saya tidak tahu, tapi kami mendapatkannya kembali setelah satu kali defib (defibrilasi) jadi itu cukup cepat," ucap Boesen.

Sumber: Gazzetta dello Sport via Fabrizio Romano

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓