Jerman Dilarang Buru-buru Pecat Joachim Loew

Oleh Aga Deta pada 29 Jun 2018, 11:22 WIB
Diperbarui 29 Jun 2018, 11:22 WIB
Joachim Low
Pelatih Jerman, Joachim Low, memuji keberhasilan anak asuhnya mengalahkan Swedia 2-1 pada matchday kedua Grup F Piala Dunia 2018. (AP Photo/Frank Augstein)

Bola.com, Jakarta Manajer tim Jerman, Oliver Biehoff menegaskan bahwa federasi sepak bola Jerman tidak boleh buru-buru mengambil keputusan terkait masa depan Joachim Loew setelah kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018 Rusia.

Sang juara bertahan harus tersingkir dari fase grup untuk pertama kalinya sejak 1938. Jerman bahkan menghuni dasar klasemen Grup F karena hanya mampu meraih satu kemenangan, dua kekalahan, dan defisit gol.

Sebelum Piala Dunia ini bergulir, Loew sudah terlebih dahulu memperpanjang kontrak sampai 2022. Tetapi saat ini banyak pihak yang mempertanyakan kualitas Loew sebagai pelatih Jerman.

2 dari 4 halaman

Masih Sama

Jerman Dipulangkan Korsel dari Piala Dunia 2018
Pemain timnas Jerman, Mario Gomez, Mats Hummels dan Niklas Suele bereaksi setelah kalah dari Korea Selatan pada pertandingan Grup F di Kazan Arena, Rabu (27/6). Langkah Jerman terhenti di Piala Dunia 2018 setelah kalah dari Korsel. ((AP/Michael Probst)

Bierhoff menyebut Loew tetaplah pelatih hebat yang sudah membuktikan kualitasnya. Sukses atau tidak, dia percaya Loew tetaplah pelatih berkualitas yang didukung oleh banyak pihak.

"Situasi soal dirinya (Loew) masih sama seusai tiap turnamen, sukses atau tidak, anda harus benar-benar meresapinya," kata Bierhoff dinukil dari fourfourtwo.

"Dia jelas merupakan pelatih yang harus membuat banyak keputusan, pelatih yang memikirkan soal banyak hal."

3 dari 4 halaman

Menunggu Waktu yang Tepat

FOTO: Toni Kroos, Gelandang Tenang Sang Penyelamat Jerman
Para pemain Jerman merayakan gol yang dicetak Toni Kroos ke gawang Swedia pada laga grup F Piala Dunia di Stadion Fisht, Sochi, Sabtu (23/6/2018). Gol injury time dirinya beri kemenangan untuk Jerman. (AP/Frank Augstein)

Lebih lanjut, Bierhoff dapat memahami bahwa setelah pertandingan usai dan Jerman tersingkir, banyak pihak yang mulai memikirkan persoalan masa depan Jerman dan Loew. Tetapi sesudah masa kelam itu, setiap pihak bisa berpikir lebih jernih.

"Di malam setelah pertandingan itu anda tidak bisa meminta opini tiap orang. Saya kira banyak dari kami pada malam itu sama seperti yang anda katakan, 'Sekarang apa yang dilakukan? Apa yang ingin kami lakukan? Mulai dari mana?'."

"Tetapi ketika energi kami kembali dengan cepat maka berikutnya adalah soal bekerja keras, mengembangkan banyak hal dan mengembalikan tim ke kondisi terbaiknya," tandas Bierhoff.

Sumber: Bola.net

4 dari 4 halaman

Video Menarik

Lanjutkan Membaca ↓