Gelandang Meksiko Sebut Neymar Memang Tukang Diving

pada 30 Jun 2018, 12:37 WIB
Diperbarui 02 Jul 2018, 12:15 WIB
Tangisan Neymar Usai Lawan Kosta Rika

Jakarta Gelandang timnas Meksiko, Andres Guardado, memberikan pendapatnya mengenai Neymar. Guardado menyebut Neymar sebagai pemain yang kerap melakukan diving dan menunjukkan reaksi berlebihan saat berbenturan dengan lawan.

Neymar memiliki gaya main yang memang atraktif dan cenderung provokatif. Neymar kerap menunjukkan trik-trik yang bisa saja membuat lawan emosi. Selain itu, kemampuan Neymar dalam mengolah bola juga kerap membuat lawan menghentikannya dengan pelanggaran.

Namun Neymar juga dinilai kerap melakukan diving. Dengan sedikit benturan saja, Neymar sering menjatuhkan diri, terutama di kotak penalti. Guardado meminta Meksiko untuk mewaspadai aspek tersebut.

Meksiko memang akan menghadapi Brasil dalam babak 16 besar Piala Dunia 2018. Kedua tim akan bertemu pada hari Senin (02/07) pukul 21:00 WIB.

2 of 4

Neymar Suka Diving

FOTO: Tangis Neymar Usai Cetak Gol dan Antar Brasil menang
Striker Brasil, Neymar, menangis usai mengalahkan Kosta Rika pada laga grup E Piala Dunia di Stadion Krestovsky, St Petersburg, Jumat (22/6/2018). Pada laga ini Neymar berhasil mencetak gol perdana Piala Dunia 2018. (AFP/Gabriel Bouys)

Guardado mengingatkan bahwa Neymar sudah sangat lama dikenal memiliki aspek nakal dalam permainannya. Selain ingin agar rekan-rekannya siap dengan ulah Neymar nantinya, Guardado juga berharap wasit bisa menghentikan aksi diving Neymar.

Guardado yakin wasit akan bisa bersikap adil dan tak terkecoh oleh trik-trik nakal Neymar. terlebih lagi, saat ini wasit sudah memiliki bantuan besar berupa VAR yang akan bisa mendeteksi apakah ada pelanggaran atau hanya diving.

"Kita semua tahu Neymar. Bukan saya yang harus menghakimi Neymar, tapi para wasit dan FIFA," terang kapten kedua timnas Meksiko itu kepada ESPN.

"Sekarang mereka memiliki VAR. Mereka harus melihat gaya main Neymar. Para wasit ahrus waspada dan bekerja dengan baik karena kita semua tahu Neymar sudah membesar-besarkan benturan, dan dia sering sekali menjatuhkan diri ke tanah. Tapi saya ulangi lagi , itu memang sudah jadi gaya main Neymar. Yang bisa menghakimi Neymar adalah para wasit, bukan kami."

3 of 4

Kutukan Melawan Brasil

Jerman Kalah Tipis dari Meksiko 0-1
Pemain Jerman, Jerome Boateng (kanan) memblokir tendangan Hirving Lozano dalam pertandingan Grup F antara Jerman dan Meksiko di Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia, Minggu (17/6). (AP Photo/Michael Probst)

Dalam sejarahnya, meksiko belum pernah bisa menang melawan Brasil dalam pertandingan Piala Dunia. Tapi Guardado tak mau pesimis karena semua rekor sudah pasti akan bisa dipecahkan.

Salah satu contohnya adalah rekor Meksiko melawan Jerman. Sebelumnya, Meksiko tidak pernah bisa menang melawan Jerman, tetapi di Piala Dunia kali ini mereka bisa mengalahkan sang juara bertahan.

"Sebelumnya, kami tidak pernah mengalahkan Jerman di Piala Dunia, tapi kali ini kami bisa melakukannya. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk membuat sejarah, statistik tidak akan menentukan."

"Kami tidak berpikir bahwa laga nanti akan menjadi yang terakhir bagi kami di Piala Dunia kali ini. Kami malah termotivasi karena akan menghadapi Brasil, kami yakin akan menjalani pertandingan kelima. Kami punya motivasi tinggi untuk mencapai perempat final."

4 of 4

Kekalahan Dari Swedia

Swedia, Meksiko, Piala Dunia 2018
Kiper Meksiko, Guillermo Ochoa gagal menghalau bola yang masuk ke gawangnya saat melawan Swedia pada laga grup F Piala Dunia 2018 di Yekaterinburg Arena, Yekaterinburg, Rusia, (27/6/2018). Swedia menang telak 3-0 atas Meksiko. (AP/Efrem Lukatsky)

Meksiko menjalani dua pertandingan awal di fase grup dengan sangat baik. Mereka bisa mengalahkan Brasil dan kemudian juga mengalahkan Kosta Rika. Tapi pada pertandingan terakhir, meksiko dibantai Swedia dengan skor 0-3.

Guardado mengakui bahwa ia kecewa dengan hasil tersebut. Terlebih lagi, Meksiko gagal menjadi juara grup akibat kekalahan besar tersebut.

"Kami tergabung dalam salah satu grup paling berat di Piala Dunia kali ini. Kami tidak puas karena tak bisa menjadi juara grup, padahal semua sudah berada di tangan kami. Adil atau tidak, kami tak peduli karena sekarang semuanya sudah terjadi."

"Kami harus meninggalkan semua yang salah yang kami lakukan dalam pertandingan melawan Swedia. Kami harus menganalisis semua yang positif dan membawanya ke pertandingan nanti. Banyak rekan-rekan saya yang menganggap laga nanti sebagai yang terpenting dalam hidup mereka."

Sumber: Bola.net

Lanjutkan Membaca ↓