Perubahan Format untuk Piala AFF 2018 Segera Diumumkan

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 18 Des 2016, 05:00 WIB
Diperbarui 18 Des 2016, 05:00 WIB
20161214_Piala AFF 2016_INDONESIA vs THAILAND_16
Boaz Solossa berjalan memasuki lapangan sembari menatap trofi AFF 2016 sebelum leg pertama final Piala AFF 2016 antara Indonesia vs Thailand di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Rabu (14/12/2016). (Bola.com/Peksi Cahyo)

Bola.com, Jakarta - Rencana perubahan format turnamen Piala AFF 2018 segera menjadi kenyataan. AFF diprediksi segera mengumumkan perubahan format tersebut dalam waktu dekat.

Perubahan format turnamen Piala AFF yang akan dimulai pada 2018 sudah dibahas sejak Maret 2016. Rencananya semua tim peserta turnamen sepak bola Asia Tenggara itu berkesempatan menjadi tuan rumah karena format babak grup akan diubah menjadi home and away. Menurut Football Channel Asia pada 14 Juni 2016, perubahan format tersebut dibuat atas permintaan sponsor.

Wacana perubahan format turnamen itu dibuat untuk meningkatkan cakupan jumlah suporter yang akan menyaksikan pertandingan yang digelar dalam turnamen sepak bola Asia Tenggara dua tahunan itu. Seperti dilansir Football Channel Asia dan Fox Sport Asia pada 12 Desember 2016, AFF akan segera mengumumkan secara resmi perubahan tersebut.

"Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) akan mengimplementasikan perubahan kepada format turnamen andalannya, Piala AFF, pada 2018," kutip Football Channel Asia pada 12 Desember 2016.

"Turnamen akan dikembangkan untuk mengikutkan 10 negara ASEAN, dari yang saat ini delapan, dengan negara-negara peringkat 10 dan 11 akan saling berhadapan dalam playoff untuk satu tempat terakhir di turnamen putaran final," kutip Fox Sport Asia dalam sebuah pemberitaannya pada tanggal yang sama.

Perubahan format itu akan membuat putaran Piala AFF diikuti oleh 10 negara yang dibagi menjadi dua grup, dengan setiap grup terdiri dari lima timnas. Dari 11 negara, sembilan tim teratas akan langsung masuk dalam babak grup putaran final, sementara satu tempat tersisa akan diperebutkan oleh dua tim peringkat terbawah di kawasan Asia Tenggara.

Sementara itu, semua tim berkesempatan menjadi tim tuan rumah karena format turnamen akan dilakukan secara home and away, dan setiap tim akan bermain delapan kali di babak grup, dengan jumlah pertandingan di babak grup akan mencapai total 40 laga. Dua tim dari masing-masing grup lolos ke semifinal, di mana babak empat besar itu plus pertandingan final tetap digelar dengan format home and away, seperti saat ini.

Dengan demikian akan ada total 46 pertandingan digelar di Piala AFF 2018. Jumlah tersebut sangat berbeda jauh dengan format Piala AFF saat ini, di mana pada Piala AFF 2016 digelar total hanya 18 pertandingan dari dimulainya babak grup hingga pertandingan leg kedua final. Peningkatan jumlah pertandingan itu pun menjadi sebuah perubahan yang positif untuk pendapatan.

Ini sangat masuk akal dari sudut pandang pendapatan. Akan lebih banyak pertandingan yang dimainkan di depan pendukung tim tuan rumah, lebih banyak pertandingan sepak bola di televisi dan itu artinya akan lebih banyak pendapatan, itu masuk akal," ujar Managing Director sebuah perusahaan pemasaran olahraga, The Card Group, R. Sasikumar, seperti dilansir Fox Sport Asia.

"Piala AFF adalah turnamen yang baku di regional tersebut dan, dalam hal ini, format apa pun bisa diterima. Ini bukan sebuah perubahan yang inovatif. Ini adalah sebuah inovasi untuk mempertahankan produk turnamen itu tetap segar," lanjutnya.