Pelatih Thailand Lebih Mengkhawatirkan Vietnam ketimbang Indonesia di Piala AFF 2018

Oleh Aning Jati pada 21 Sep 2018, 14:45 WIB
Diperbarui 21 Sep 2018, 14:45 WIB
Perang Dukungan antara Suporter Timnas Indonesia dan Thailand
Fans Thailand mengibarkan bendera negaranya siap meramaikan laga final leg kedua Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Thailand. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Kurang dari dua bulan lagi, Piala AFF 2018 bergulir. Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Timnas Thailand, Singapura, Vietnam, Filipina, dan Timor Leste.

Meski pada edisi terakhir Indonesia berhasil tampil di final, rupanya keberadaan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 tak terlalu jadi ancaman buat sang juara bertahan, Thailand.

Pada final Piala AFF 2016, Thailand memang mampu menekuk Indonesia dengan agregat 3-2. Hal itu tak jadi tolok ukur buat Thailand karena pelatih Timnas Thailand saat ini, Milovan Rajevac, punya pendapat lain.

Saat ditanya tim yang punya peluang jadi penantang terkuat gelar juara Piala AFF 2018, Rajevac menyebut Vietnam, bukan Indonesia.

"Anda tak akan pernah tahu kondisi terkini sebuah tim dan pemain yang akan mereka turunkan. Tapi, kami benar-benar menganggap Vietnam sebagai tantangan terberat kami," kata Rajevac seperti dilansir dari situs Piala AFF.

"Anda tak akan pernah tahu kondisi terkini sebuah tim dan pemain yang akan mereka turunkan. Tapi, kami benar-benar menganggap Vietnam sebagai tantangan terberat kami," kata Rajevac.

"Tentu saja, tim-tim lain juga memiliki kekuatan dan kami mungkin akan mendapat ujian ketat dari Indonesia, Filipina, Myanmar, dan Singapura, yang semuanya memiliki pemain yang bagus."

"Namun, kami melihat Vietnam sebagai lawan yang paling sulit. Mereka memiliki liga berkualitas, punya pemain-pemain muda yang sangat baik, mereka juga punya hasil positif di level usia muda. Itu jelas sebuah tim dengan prospek masa depan sangat baik," imbuh pelatih asal Serbia itu.

Di sisi lain, jelang Piala AFF 2018, Timnas Thailand mengagendakan dua uji coba, satu laga tandang melawan Hong Kong (11/10/2018) dan satu partai kandang melawan Trinidad dan Tobago (14/10/2018).

"Itu tes yang kami inginkan. Satu laga tandang, penting karena kami akan memainkan beberapa laga tandang di Piala AFF. Kami ingin melihat bagaimana kinerja, persiapan, dan penampilan mental pemain saat di luar kandang," kata pelatih 64 tahun itu.

"Kami tak punya banyak waktu untuk mempersiapkan pertandingan ini, mungkin hanya akan ada latihan dua hari saja, dan Anda tak bisa terlalu memaksa karena jarak pertandingan yang mepet. Tapi, uji coba ini jelas kesempatan bagus untuk melihat beberapa pemain," kata Rajevac.

Sumber: AFF Suzuki Cup