Timnas Thailand Tanpa 4 Pemain Bintang di Piala AFF 2018

Oleh Aning Jati pada 21 Sep 2018, 20:50 WIB
Diperbarui 21 Sep 2018, 20:50 WIB
Gelandang Thailand, Chanathip Songkrasin
Gelandang Thailand, Chanathip Songkrasin, saat tampil melawan Indonesia pada final Piala AFF di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12/2016). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Thailand, Milovan Rajevac, tetap percaya diri menyosong Piala AFF 2018 meski pada turnamen paling elite di kawasan ASEAN itu ia tak bisa menurunkan empat pemain bintang. 

Piala AFF, yang digelar di luar kalender FIFA, membuat pemain-pemain bintang Timnas Thailand yang memperkuat klub di Jepang dan Belgia, tak bisa ikut gabung.

Empat pemain itu adalah Chanathip Songkrasin (Consadole Sapporo/Jepang), striker Teerasil Dangda (Sanfrecce Hiroshima, Jepang), bek sayap Theerathon Bunmathan (Vissel Kobe/Jepang), dan Kawin Thamsatchanan (OH Leuven, Belgia/kiper).

Lantaran tak bisa gabung di Piala AFF, Rajevac kemungkinan juga tak akan memanggil keempatnya dalam uji coba internasional melawan Hong Kong (11/10/2018) dan Trinidad dan Tobago (14/10/2018).

Rajevac angkat bicara terkait absennya empat pemain bintang the War Elephants di Piala AFF 2018.

"Di satu sisi, itu hal bagus untuk timnas karena mereka akan mendapatkan pengalaman dalam level profesionalisme yang beda dan di setiap aspek sepak bola. Di sisi lain, mereka tak bisa turun di Piala AFF, yang tentu jadi pukulan. Namun, tentu, kami masih punya banyak pemain berbakat lain yang bisa kami andalkan," ujar Rajevac.

"Kami masih punya waktu untuk mempersiapkan diri untuk turnamen ini, dan untungnya buat kami, kami akan memiliki pemain yang berbasis di luar negeri untuk turnamen penting, Piala Asia," lanjut pelatih asal Serbia itu.

Rajevac juga menegaskan, Timnas Thailand tetap jadi favorit peraih gelar juara Piala AFF 2018 meski tanpa empat pemain bintang itu.

"Saya punya keyakinan pada kemampuan pemain yang lain untuk mengatasi tekanan, bermain sesuai instruksi, untuk bermain sebagai sebuah tim dan memiliki mentalitas juara yang memungkinkan mereka untuk mengatasi tantangan dari tim lain."

"Ini menjadi peluang bagus untuk pemain lain membuktikan kapasitas mereka. Mereka akan termotivasi, karena jika mereka tampil apik, mereka bisa jadi bagian tim di Piala Asia," lanjut mantan pelatih Timnas Ghana itu.

Timnas Indonesia Vs Thailand
Striker Thailand, Teerasil Dangda, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Timnas Indonesia pada laga final leg pertama Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Jawa Barat, Rabu (14/12/2016). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Peksi Cahyo)
2 dari 2 halaman

Berpengaruh pada Tim

Meski begitu, pelatih berusia 64 itu tetap mengakui ketiadaan empat pemain itu memengaruhi tim asuhannya. 

 "Tentu memengaruhi kami dalam beberapa hal karena Thailand adalah favorit. Di kawasan ASEAN, Thailand mungkin adalah tim terbaik dan bagi pemain itu, turnamen ini seharusnya mudah karena mereka mendominasi di level ini," imbuh Rajevac.

Timnas Thailand hingga saat ini berstatus sebagai peraih gelar juara terbanyak di Piala AFF. The War Elephants jadi kampiun pada edisi 1996, 2000, 2002, 2014, dan 2016.

Pada Piala AFF 2016, dua dari empat pemain yang absen itu mencatatkan penghargaan individu. Chanathip Songkrasin jadi pemain terbaik sedangkan Teerasil Dangda jadi pencetak gol terbanyak dengan koleksi enam gol.

Sumber: AFF Suzuki Cup

Lanjutkan Membaca ↓