8 Alumni Piala AFF 2016 yang Berpeluang Jadi Andalan Bima Sakti

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 29 Okt 2018, 18:30 WIB
Diperbarui 29 Okt 2018, 18:30 WIB
Selebrasi Pemain Timnas Indonesia saat Hansamu Yama Cetak Gol Kemenangan
Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol yang dicetak Hansamu Yama ke gawang Thailand pada laga final leg pertama Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Jawa Barat, Rabu (14/12/2016). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Peksi Cahyo)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, secara resmi belum mengumumkan 23 pemain yang akan dibawa ke Piala AFF 2018. Namun, berkaca dari laga uji coba terakhir Timnas Garuda, besar kemungkinan ada beberapa alumni pemain Piala AFF 2016 yang akan kembali dipanggil.

Dalam skuat uji coba terakhir melawan Hong Kong, merupakan kombinasi muka baru dan muka lama langganan Timnas Indonesia. Dalam skuat tersebut, pemain paling tua adalah Alberto Goncalves dengan 37 tahun dan pemain paling muda, Febri Hariyadi.

Di antara nama-nama tersebut terselip delapan pemain yang sudah tidak asing di Timnas Indonesia. Mereka itu pemain yang pernah bermain di Piala AFF 2016 di bawah arahan pelatih Alfred Riedl.

Pemain-pemain tersebut adalah Stefano Lilipaly, Andritany Ardhiyasa, Hansamu Yama, Andik Vermansah, Fachrudin Wahyudi Aryanto, Dedi Kusnandar, Evan Dimas, dan Abduh Lestaluhu. Pemanggilan pemain tersebut bukan tanpa alasan mengingat mereka dinilai sebagai pemain penting di Timnas Indonesia.

Semisal Andritany Ardhiyasa, yang pada Piala AFF 2016 kurang mendapatkan peran dan kemungkinan menjadi kiper inti Timnas Indonesia.

Adapun lini belakang, kemungkinan besar dihuni Fachrudin Aryanto, Hansamu Yama, hingga Abduh Lestaluhu. Kemudian, Evan Dimas jadi pilihan di lini tengah bersama Stefano Lilipaly, Andik Vermansah, dan Dedi Kusnandar.

Selain karena kualitas, pemanggilan mereka untuk Piala AFF 2018 juga karena pengalaman matang yang dimiliki.

Namun, semua hal tersebut masih berupa prediksi dari materi kerangka Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2018. Pelatih Bima Sakti masih memiliki waktu selama sepekan untuk meyakinkan diri sebelum membawa pemain ke turnamen dua tahunan tersebut.