Jordan / Debby Siap Revans

Oleh Diya Farida pada 27 Mei 2015, 15:44 WIB
Diperbarui 27 Mei 2015, 15:44 WIB
Jordan/Debby
SIAP REVANS - Praveen Jordan/Debby Susanto bertekad membayar dua kekalahan terakhir dari pasangan Hong Kong.(BOLA.COM/PBSI)

Bola.com, Sydney - Misi baru diusung ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto jelang babak kedua turnamen Australia Terbuka Super Series (SS) 2015. Bakal bertemu lagi dengan pasangan Hong Kong Lee Chun Hey Reginald/Chau Hoi Wah, Jordan/Debby mengaku siap revans.

Saat ini, rekor duel antara Jordan/Debby kontra Lee/Chau terekam di angka 2-3, meski sebelumnya Jordan/Debby sempat unggul 2-1. Rekor itu kemudian berubah ketika Jordan/Debby dikalahkan Lee/Chau pada dua pertemuan terakhir.

Di Malaysia Terbuka Super Series Premier (SSP) 2015, Jordan/Debby kalah 21-18, 21-23, dan 21-23. Lalu, di Kejuaraan Asia 2015, pasangan yang diplot sebagai unggulan delapan di Australia Terbuka SS 2015 itu tumbang dengan skor 21-14, 15-21, dan 20-22.

“Di beberapa pertemuan terakhir, kami seharusnya menang. Tapi, malah kalah karena lengah. Besok, kami berharap kejadian seperi ini tidak sampai terulang lagi,” kata Debby, dilansir BadmintonIndonesia.org, Rabu (27/5).

Jordan/Debby tiba ke babak kedua Australia Terbuka SS 2015 setelah mencatat kemenangan dramatis atas wakil Jerman Peter Kaesbauer/Carla Nelte di Lapangan 3 Sydney Olympic Park, Sydney, Australia. Walau diunggulkan, Jordan/Debby sempat tertinggal satu gim lebih dulu sebelum akhirnya menyudahi laga dengan kemenangan rubber game, 18-21, 21-18, dan 21-16.

Selain Jordan/Debby, tiket babak kedua juga digenggam Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja. Tontowi/Liliyana yang diunggulkan di tempat kedua menang dua gim langsung atas Ronan Labar/Emilie Lefel (Prancis), 21-19, 21-19.

Sementara Edi/Gloria membukukan kemenangan rubber game, 19-21, 21-19, dan 21-13 atas Yoo Yeon Seong/Chang Ye Na (Korea Selatan).

Baca juga:

Kurang Sabar, Simon Langsung Berkemas

Ganda Putri Indonesia Langsung Saling 'Bunuh' di Babak Pertama

Ironis, Nyaris Semua Tunggal Putri Harus Lewati Kualifikasi