Gagal Redam Chen Long, Pemain Denmark Ini Menitikkan Air Mata

Oleh Diya Farida pada 14 Agu 2015, 15:07 WIB
Diperbarui 14 Agu 2015, 15:07 WIB
Chen Long & Viktor Axelsen_(Bola.com/Arief Bagus)
Pebulutangkis tunggal putra Tiongkok, Chen Long (kiri), memeluk lawannya pebulutangkis Denmark, Viktor Axelsen, dalam Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2015 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Jumat (14/8/2015). (Bola.com/Arief Bagus)

Bola.com, Jakarta - Raut wajah sedih tak bisa ditutupi pemain tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, saat menemui barisan wartawan di area mixed zone. Baru mendapat pertanyaan pertama, Axelsen, langsung menitikkan air mata. Dia pun buru-buru membalikkan badannya untuk mengambil waktu sejenak.

Axelsen, yang diplot sebagai unggulan ketujuh, sejatinya punya peluang memecundangi juara dunia bertahan tunggal putra, Chen Long, di babak perempat final, Jumat (14/8/2015). Sayang, upayanya dihadang Dewi Fortuna.

Setelah memaksakan adu setting berkali-kai, di gim kedua, Axelsen harus merelakan kemenangan jadi milik Chen Long dalam kedudukan 29-30. Sebelumnya, di gim pertama yang berlangsung di Lapangan 2 Istora Senaya, Jakarta, Axelsen kalah 18-21.

"Saya sangat kecewa dengan hasil ini. Ketika Anda sangat dekat dengan kemenangan, tapi Anda gagal meraihnya, rasanya buruk sekali," tutur Axelsen.

"Tapi, secara keseluruhan, saya puas dengan performa saya tadi. Saya kalah dari pemain nomor satu dunia, dan harus saya akui dia bermain lebih baik dari saya hari ini. Terutama di poin-poin kritis," lanjutnya.

Menilik statistik, rekor pertemuan Axelsen versus Chen Long memang hanya berpihak kepada Chen Long. Dari empat duel yang sudah terjadi, Axelsen selalu kalah.

Namun begitu, kredit tetap diberikan Chen Long kepada Axelsen. Menurut unggulan teratas asal Tiongkok itu, permainan Axelsen sangat mengesankan.

"Saya tidak perlu berbicara apa-apa lagi, Anda bisa lihat kehebatan Axelsen dari skor pertandingan kami. Terutama di gim kedua," ucapnya.

Dengan hasil ini, Chen Long tinggal membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mempertahankan titel kampiun dunianya. Di semifinal, dia akan menjumpai pemain Jepang, Kento Momota. Unggulan keempat itu melaju ke fase empat besar setelah membungkam wakil Hong Kong, Wei Nan, 21-6, 21-14.

Hasil sementara perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2015 bisa diakses di sini.

Baca juga:

Kunci Tiket Semifinal, Owi / Butet Ingin Jumpa Praveen / Debby

Kejuaraan Dunia 2015: Lin Dan Terganggu Suara Penonton Istora

Kejuaraan Dunia 20I5: Ini Penyebab Ratchanok Intanon Cedera

Bola Beli: Seberapa Nyaman Sepatu Lari Wanita Asics Gel-Contend 6? Ini Ulasannya