Aman di Babak Pertama, Ganda Campuran Pastikan Wakil di Semifinal

Oleh Diya Farida pada 08 Sep 2015, 20:15 WIB
Diperbarui 08 Sep 2015, 20:15 WIB
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Bola.com/Arief Bagus)
PELUANG - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan membuka peluang juara mereka di turnamen Jepang Terbuka SS 2015 dengan meladeni wakil Malaysia, di babak pertama.(Bola.com/Arief Bagus)

Bola.com, Tokyo - Hasil undian alias drawing kurang menguntungkan kembali dikantongi skuat ganda campuran pemusatan latihan nasional (pelatnas). Setelah tiga pasangan berada di jalur sama pada Kejuaraan Dunia BWF 2015 lalu, kali ini empat pasangan, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Riky Widianto/Richi Puspita Dili, Praveen Jordan/Debby Susanto dan Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja, bersatu di jalur sama pada turnamen Jepang Terbuka Super Series (SS) 2015.

Namun begitu, peluang Indonesia menempatkan wakil di semifinal ganda campuran justru lebih terbuka. Dengan syarat, keempat pasangan kompak mengamankan kemenangan di babak pertama.

“Sebenarnya sangat disayangkan, karena masing-masing pemain harus saling mengalahkan,” cetus Pelatih Kepala Ganda Campuran Pelatnas, Richard Mainaky.

“Tapi, saya berharap mereka bisa tetap fight dan mengeluarkan kemampuan mereka dengan maksimal. Kalau aman di babak pertama, sudah pasti Indonesia punya wakil di semifinal,” sambungnya.

Di babak pertama Tontowi/Liliyana akan menghadapi wakil Malaysia, Aik Quan Tan/Pei Jing Lai. Dalam dua pertemuan sebelumnya, Tontowi/Liliyana selalu mencatat kemenangan. Artinya, kans pasangan yang biasa disapa Owi/Butet itu sangat bagus.

Peluang menang juga dipegang Edi/Gloria, yang akan bertemu ganda campuran Taiwan, Liao Min Chun/Chen Hsiao Huan. Kedua pasangan pernah berhadapan di Malaysia Masters 2015. Saat itu, kemenangan menjadi milik Edi/Gloria.

Dari laga lain, pasangan Riky/Richi dijadwalkan bentrok melawan wakil Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na. Sedangkan Praveen/Debby masih menunggu lawan dari babak kualifikasi.

Sementara itu, di paruh undian bawah, terdapat tiga pasangan ganda campuran non-pelatnas, yakni Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti, Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet, dan Andrei Adistia/Vita Marissa.

Baca juga:

3 Pemain Muda Tunggal Putra Indonesia Tak Dibebani Target Muluk

Berjuang dari Kualifikasi, Ini Target Jonatan Christie di Jepang