Pebulutangkis Andalan Indonesia Siap Berlaga di Eropa

Oleh Bola pada 09 Okt 2015, 13:10 WIB
Diperbarui 09 Okt 2015, 13:10 WIB
Tontowi Ahmad & Liliyana Natsir_(Bola.com/Arief Bagus)
Ekspresi pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, sesaat setelah menang melawan pebulutangkis Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na, dalam Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2015 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Jumat

Bola.com, Jakarta - Gelaran turnamen di Benua Eropa kembali dihelat. Dua turnamen bergengsi, Denmark Terbuka Super Series Premier (SSP) 2015 dan Prancis Terbuka Super Series (SS) 2015 bakal menjadi ladang berburu gelar bagi para pebulutangkis andalan Indonesia.

Dua turnamen level super series ini menawarkan poin yang menggiurkan bagi para juara. Sebanyak 11 ribu poin diraih pemenang titel super series premier. Sementara kampiun turnamen super series mendapat 9.200 poin. Hal ini tentunya menjadi sasaran pebulutangkis top dunia yang kini tengah berlomba-lomba meraih poin demi mendongkrak peringkat dan mengamankan tiket Olimpiade Rio de Jeneiro 2016.

Indonesia sendiri mengirimkan pemain-pemain terbaik di kedua turnamen tersebut. Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang merupakan juara bertahan Prancis Terbuka SS, bertekad untuk kembali mengulang sukses di sana. Keduanya juga akan memperbaiki titel finalis yang diraih tahun lalu di Denmark Terbuka SSP.

"Target kami setiap pertandingan pasti menjadi juara. Persiapan kami di turnamen ini hanya dua minggu, namun sebagai pemain kami harus bisa mengatur kondisi agar tetap fit dan siap tanding. Pokoknya kami mau tampil nothing to lose saja namun tetap memberikan yang terbaik," tutur Liliyana di konferensi pers yang digelar di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (9/10/2015).

"Kami juga menyadari persiangan di ganda campuran semakin ketat. Sekarang kekuatan ganda campuran sudah merata. Dari babak pertama saja kami sudah mesti mewaspadai lawan. Semua lawan kami anggap berat. Namun ada satu lawan yang kami fokuskan untuk dikalahkan yaitu Zhang Nan/Zhao Yunlei," lanjutnya.

Di nomor ganda putri, semangat pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari masih membara setelah memenangi gelar juara super series perdana di Korea Terbuka SS 2015, dua pekan lalu. Kemenangan ini menjadi motivasi bagi pasangan peringkat 5 dunia itu untuk kembali naik podium juara, baik di Denmark maupun Prancis.

Sementara dari nomor ganda putra, meskipun gagal membawa pulang gelar juara dari Jepang Terbuka SS 2015 dan Korea Terbuka SS 2015, pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tak mau dianggap remeh. Juara Dunia 2013 dan 2015 ini telah melakukan persiapan untuk menampilkan permainan terbaik mereka di Denmark dan Prancis.

Turnamen Denmark Terbuka SSP 2015 akan berlangsung di kota Odense pada 13-18 Oktober 2015 . Setelah itu, para atlet kemudian terbang ke Paris untuk mengikuti Prancis Terbuka SS 2015 pada 20-25 Oktober 2015.

Baca juga:

Riky / Richi Bakal 'Cerai' Setelah Tiongkok Terbuka 2015

Denmark Terbuka 2015: Undian Berat, Angga / Ricky Harus Konsisten

Jelang Denmark Terbuka: Ahsan / Hendra Tak Ditarget Juara

Lomba Lari Xiamen Marathon di China Diikuti 12.000 Peserta