Jelang Denmark Terbuka 2015: Owi/Butet Ingin Lampaui Hasil 2014

Oleh Diya Farida pada 12 Okt 2015, 21:40 WIB
Diperbarui 12 Okt 2015, 21:40 WIB
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
Ganda campuran nasional, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menargetkan gelar juara di Denmark Terbuka SSP 2015.(Bola.com/Arief Bagus)

Bola.com, Odense - Misi tinggi digantungkan ganda campuran nasional, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, di turnamen Denmark Terbuka Super Series Premier (SSP) 2015. Tak mau mengulang hasil setahun lalu, tahun ini Tontowi/Liliyana ingin juara.

Pada gelaran Denmark Terbuka SSP 2014, ganda campuran berperingkat kedua dunia itu harus puas dengan status runner-up. Di final, duet yang akrab disapa Owi/Butet ini kalah dari pasangan Tiongkok, Xu Chen/Ma Jin.

"Keinginan melampaui hasil tahun lalu pasti ada. Tapi, kami tidak mau terlalu menggebu-gebu. Fokus satu-satu. Konsentrasi juga harus kami jaga dan jangan sampai lengah," tutur Liliyana, dilansir situs resmi PBSI, Senin (12/10/2015).

"Yang pasti, kami ingin memberikan yang terbaik di sini," tambahnya.

Selain mengandalkan Tontowi/Liliyana, skuat pemusatan latihan nasional juga berharap kepada Riky Widianto/Richi Puspita Dili dan Praveen Jordan/Debby Susanto. Seperti seniornya, Riky/Richi dan Praveen/Debby juga diharapkan bisa memperbaiki pencapaian mereka di Denmark Terbuka SSP 2014.

Tahun lalu, laju duo R terhenti di semifinal seusai menjalani 'perang saudara' kontra Tontowi/Liliyana. Sementara Praveen/Debby kalah dari Zhang Nan/Zhao Yunlei (Tiongkok) yang ditemui di babak kedua.

Kejuaraan Denmark Open Super Series Premier akan berlangsung pada 13-18 Oktober 2015 di Odense Sports Park, Denmark. Indonesia akan diwakili oleh 11 wakil dari sektor tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri serta ganda campuran.

 

Baca juga:

Denmark Terbuka: Ganda Jadi Tumpuan, Linda Ditarget Beri Kejutan

Lee Chong Wei Tak Dihantui Memori Buruk di Denmark

Tak Mau Bicara Olimpiade, Saina Nehwal Tatap Super Series Eropa

Half Time Show, Pandemi Covid-19 Mencabut Nyawa Sepak Bola Indonesia