China Taipeh GP: 7 Tunggal Putra Indonesia Lolos ke Babak Kedua

Oleh Yus Mei Sawitri pada 14 Okt 2015, 16:07 WIB
Diperbarui 14 Okt 2015, 16:07 WIB
Ihsan Maulana Mustofa
Tunggal putra Indonesia, Ihsan Maulana Mustofa, lolos ke babak kedua China Taipeh GP 2015 seusai menundukkan wakil Hong Kong, Chan Yan Kit, 21-15, 22-12, Rabu (14/10/2015). (PBSI)

Bola.com, Taipeh - Tujuh tunggal putra Indonesia melenggang ke babak kedua turnamen China Taipeh Terbuka Grand Prix 2015 setelah menundukkan lawan masing-masing di Hsing Chuang, Rabu (14/10/2015).

Ketujuh pemain yang berhasil melewati rintangan pertama adalah Simon Santoso, Ihsan Maulana Mustofa, Muhammad Bayu Pangisthu, Jonatan Christie, Sony Dwi Kuncoro, Firman Abdul Kholik, dan Anthony Ginting.

Simon Santoso maju ke babak kedua setelah menundukkan pebulutangkis Amerika Serikat, Hock Lai. Kemenangan diraih dalam pertarungan straight game 21-10, 21-12. Pada babak kedua, Simon bakal bertemu lawan berat, yaitu unggulan pertama asal Vietnam, Tien Minh Nguyen. Sang lawan memijak babak kedua setelah menundukkan pebulutangkis tuan rumah, Yang Chih Hsun, 21-16, 21-17.

Sementara itu, Muhammad Bayu mengakhiri perlawanan pemain tuan rumah, Sheng-Jie Yang, 17-21, 21-8, 21-9. Jonatan juga hanya perlu dua gim untuk menundukkan pemain China Taipeh Hsu Jui Ting, 21-12, 21-13. Adapun Sony Dwi Kuncoro dengan mudah mengalahkan pebulutangkis Thailand, Adulrach Namkul, 21-5, 21-18.

Firman Abdul Kholil merebut tiket ke babak kedua dengan menyudahi perlawanan pemain Kanada, Timothy Chiu, dua gim langsung, 21-13, 21-10. Adapun Anthony menang dalam duel menghadapi pebulutangkis Jepang, Tatsuya Watanabe, 21-15, 21-16.

Pemain tunggal putra muda yang sedang naik daun, Ihsan Maulana, mengawali kiprahnya di China Taipeh Terbuka GP dengan memenangi pertarungan melawan wakil Hong Kong, Chan Yan Kit. Pertarungan berdurasi 42 menit ini dimenangi Ihsan dengan skor 21-15, 22-20.

Ihsan yang pekan lalu menjadi runner up Thailand Terbuka Grand Prix Gold 2015, sejak awal memegang kendali permainan atas lawannya yang lebih senior tersebut. Di gim pertama, Ihsan unggul lewat penempatan-penempatan bola yang akurat di sudut lapangan.

Di gim kedua, Ihsan mengaku sempat kehilangan fokus saat unggul 20-16. Kondisi dimanfaatkan lawan hingga menyamakan kedudukan 20-20. Namun peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Junior 2013 ini tak mau menyerah. Dia balik menekan dan akhirnya menundukkan Chan.

"Lawan cukup bagus, dia pemain yang ulet dan kekuatan tangannya lumayan. Penampilan saya hari ini kurang maksimal, langkah kaki saya berat dan saya kurang enjoy mainnya," ujar Ihsan, seperti dilansir situs resmi PBSI.

"Besok saya akan menghadapi lawan yang lebih berat, jadi saya harus lebih bersemangat lagi," tambah pemain binaan klub Djarum ini, yang akan meladeni pemain Korea, Seung Jae Seo, di babak kedua.

Baca Juga: 

2 Wakil Indonesia Tempati Unggulan Teratas China Taipeh GP 2015

Tontowi / Liliyana Susah Payah Kalahkan Wakil Tuan Rumah

Tengah Naik Daun, Ihsan Diharapkan Tembus 30 Besar Dunia

5 Foto Bersejarah Diego Maradona Semasa Aktif Bermain