Gagal Buat Kejutan, Linda Langsung Kandas di Denmark Terbuka 2015

Oleh Diya Farida pada 14 Okt 2015, 17:12 WIB
Diperbarui 14 Okt 2015, 17:12 WIB
Linda Wenifanetri (PBSI)
Pebulutangkis tunggal putri, Linda Wenifanetri, kembali menelan kekalahan dari mantan pemain nomor satu dunia asal Tiongkok, Li Xuerui. Bertemu di babak pertama Denmark Terbuka SSP 2015 yang dihelat di Odense Sports Park, Rabu (14/10/2015), Linda kalah rubber game.(PBSI)

Bola.com, Odense - Rapor merah kembali dibukukan pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Linda Wenifanetri, di babak pertama turnamen Denmark Terbuka Super Series Premier (SSP) 2015. Bentrok melawan mantan pemain nomor satu dunia asal Tiongkok, Li Xuerui, di Lapangan 1 Odense Sports Park, Odense, Denmark, Rabu (14/10/2015), Linda tumbang 21-10, 19-21, dan 11-21

Linda punya peluang membuat kejutan besar dan mencatat revans atas Li, jika saja bisa menuntaskan laga dalam pertarungan straight game. Sayang, harapan ini kandas lantaran Li mampu memenangi gim kedua dan memaksakan terjadinya gim ketiga.

Dengan hasil tersebut, harapan Indonesia di nomor tunggal putri tinggal bertumpu pada Maria Febe Kusumastuti. Febe dijadwalkan bertanding melawan Venkata Sindhu, malam nanti.

Jalannya pertandingan

Gim pertama berjalan cukup sengit di awal-awal. Sempat tertinggal 0-2, Linda menjawab tantangan Li dengan memenangi 3 poin beruntun.

Setelah itu, Linda tampil lebih stabil ketimbang Li. Dia bahkan sempat unggul 11-6. Selepas itu, permainan Linda kian tak terbendung. Seusai memberi satu poin ke Li, Linda berbalik memenangi 5 poin beruntun.

Unggul jauh membuat pemain berperingkat 22 dunia itu semakin percaya diri. Sebaliknya, Li tak mampu berbuat banyak. Gim pertama pun menjadi milik Linda.

Masuk ke gim kedua, Linda masih sempat memegang kendali permainan. Namun, Li, yang tidak mau kalah begitu saja, terus memberi perlawanan sengit. Setelah mampu membalikkan keadaan dengan unggul 16-15, pemain berperingkat ke-6 dunia itu akhirnya memenangi gim kedua dan memaksa terjadinya gim ketiga sebagai penentu.

Mampu memaksakan pertandingan berjalan rubber game membuat Li berbalik percaya diri. Sementara itu, di sisi lapangan lain, permainan Linda justru semakin buruk.

Seakan kehabisan 'bensin', Linda langsung tertinggal jauh dari Li. Mulai dari kedudukan 5-11, 8-15, sampai 9-17. Setelah berjuang selama 62 menit, Linda akhirnya harus mengakui kembali keunggulan Li. Kini rekor pertemuan mereka berubah menjadi empat kemenangan untuk Li dan satu kemenangan untuk Linda Wenifanetri.

Hasil sementara hari kedua Denmark Terbuka SSP 2015 bisa diakses di sini.

Baca juga:

China Taipeh GP: 7 Tunggal Putra Indonesia Lolos ke Babak Kedua

Tontowi / Liliyana Susah Payah Kalahkan Wakil Tuan Rumah

Lee Chong Wei Tak Dihantui Memori Buruk di Denmark

Bola Beli: Kelebihan dan Kekurangan Sepatu Sepak Bola Nike Mercurial