3 Ganda Campuran Indonesia Pijak Babak 16 Besar

Oleh Bola pada 15 Okt 2015, 05:30 WIB
Diperbarui 15 Okt 2015, 05:30 WIB
Alfian Eko Prasetyo/Annisa Saufika (PBSI)
Penampilan Alfian Eko Prasetyo/Annisa Saufika saat menjalani laga babak pertama mereka di China Taipeh GP 2015, Rabu (14/10/2015). Meraih kemenangan, Alfian/Annisa menjadi wakil ganda campuran ke-3 yang lolos ke babak 16 besar.(PBSI)

Bola.com, Taipeh - Indonesia menempatkan tiga wakil ganda campuran di babak 16 besar turnamen China Taipeh Grand Prix (GP) 2015

Wakil ganda campuran Indonesia terakhir yang lolos ke babak ini ialah Alfian Eko Prasetyo/Annisa Saufika. Bertemu pasangan Taiwan, Lian Ju-wei/Yu Chieh-cheng, di Hsing Chuang Gymnasium, Taipeh, Rabu (14/10/2015), Alfian/Annisa menang dua gim langsung, 21-19, 21-18.

Kendati menang straight game, pelatih ganda campuran yang mendampingi skuat pemusatan latihan nasional (pelatnas) di China Taipeh GP 2015, Enroe Suryanto, menilai performa Alfian/Annisa belum maksimal. Menurut Enroe, debut comeback duo AA sedikit terganggu angin di lapangan.

"Ini pertandingan pertama bagi Alfian/Anissa setelah Annisa pulih dari cedera. Tadi, mereka masih belum bisa mengatasi masalah angin di lapangan. Jadi banyak sekali permainan mereka yang ragu-ragu," tutur Enroe, dilansir situs resmi PBSI.

"Sebetulnya peluang menang mereka lebih besar. Namun mereka terbentur masalah angin sehingga jalannya pertandingan tadi agak ketat," sambungnya.

Sebelumnya, unggulan pertama Ronald Alexander/Melati Daeva Octavianti mendapat bye sehingga otomatis lolos ke babak kedua. Langkah mereka diikuti pasangan Muhamamad Rian Ardianto/Masita Mahmudin. Seperti Ronald/Melati yang melaju tanpa mengeluarkan keringat, Rian/Masita juga lolos langsung lantaran lawan mereka, Chang Yu-wei/Chang Ya-han, mengundurkan diri.

Sayang, rapor hijau Ronald/Melati, Rian/Masita, dan Alfian/Annisa gagal diikuti Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia. Laju Hafiz/Shela terhenti setelah ditaklukkan wakil Taiwan Yang Po-han/Yang Ching-tun, 17-21, 12-21.

"Sama seperti Alfian/Anissa, pasangan Hafiz/Shela juga kewalahan dengan kondisi angin. Mereka tidak dapat mengatasi, secara teknis memang masih kurang di power dan serangan. Sekembalinya ke Jakarta, Hafiz/Shela mesti melatih bagian ini," kata Enroe.

Menuju babak kedua China Taipeh GP 2015, Indonesia masih memunyai peluang meraih gelar juara dari 15 wakil, 7 di antaranya di tangan para pemain tunggal putra.

Jadwal lengkap hari ketiga China Taipeh GP 2015 bisa diakses di sini.

Baca juga:

Lewati Babak Pertama, Marcus / Kevin Kini Incar Gelar Juara

Greysia / Nitya Terjegal di Babak Pertama Denmark Terbuka 2015

China Taipeh GP: 7 Tunggal Putra Indonesia Lolos ke Babak Kedua

5 Foto Bersejarah Diego Maradona Semasa Aktif Bermain