Jadi Runner-up, Tontowi / Liliyana Tetap Bersyukur

Oleh Imelia Pebreyanti pada 19 Okt 2015, 12:20 WIB
Diperbarui 19 Okt 2015, 12:20 WIB
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
Menjadi runner up turnamen Denmark Terbuka Super Series Premier 2015 menjadi hasil terbaik bagi pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. (PBSI)

Bola.com, Odense - Menjadi runner up turnamen Denmark Terbuka Super Series Premier 2015 adalah hasil terbaik bagi pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Hasil ini sekaligus menyamai capaian mereka di Denmark Terbuka tahun lalu.

“Kami sudah tiga kali berturut-turut sebelumnya bisa ke final di Denmark. Apapun hasilnya tetap bersyukur,” kata Tontowi seperti dilansir laman PBSI, Senin (19/10/2015).

“Kami lihat persaingan semakin ketat. Unggulan-unggulan juga banyak yang kalah di sini. Untuk ukuran ini kami bisa dibilang stabil. Tahun lalu kami masuk final, tahun ini bisa ke final lagi. Dari pemain lima besar juga hanya kami yang berhasil. Jadi kami ingin mengambil sisi positifnya saja. Biarpun tidak jadi juara, kami bersyukur bisa tetap stabil. Kami berharap bisa mempertahankan terus sampai Olimpiade berada di peringkat dua,” imbuh Liliyana.

Di babak final Denmark Terbuka Super Series Premier kali ini, Tontowi/Liliyana kalah dari pasangan Korea, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na, 22-20, 18-21, 9-21 dalam waktu 65 menit.

Tontowi/Liliyana sebenarnya memiliki peluang untuk menang dua gim langsung setelah unggul 16-15 di game kedua. Sayang di poin-poin akhir mereka terlalu terburu-buru untuk menyelesaikan permainan.

Hasil yang sama juga pernah dicapai Tontowi/Liliyana pada tahun 2012. Namun kala itu, pasangan nomor tiga dunia itu yang menjadi unggulan empat, kalah dari Xu Chen/Ma Jin yang merupakan unggulan pertama turnamen. Laga ketat 72 menit saat itu dimenangkan Xu/Ma 23-21, 24-26, 21-11.

Tahun 2013, Tontowi/Liliyana dihentikan unggulan pertama, Zhang Nan/Zhao Yunlei (Tiongkok). Pasangan Indonesia tersebut kalah dua gim langsung dengan 11-21 dan 20-22. Sementara tahun lalu, Tontowi/Liliyana jadi runner up usai kalah lagi dari Xu Chen/Ma Jin, 20-22, 15-21.

“Harapan ke depannya kami bisa menang lagi. Karena tahun ini di Super Series kami bisa dibilang, tidak beruntung. Seperti misalnya tadi, bisa berbalik unggul 16-15 di gim kedua, kami seharusnya bisa memanfaatkan. Tapi kenyataannya kami kalah lagi. Mudah-mudahan kedepannya bisa tampil lebih baik lagi dan lebih maksimal,” ujar Tontowi.

Baca Juga:

Kalah di Final, Tontowi / Liliyana Runner Up Denmark Terbuka

Kejutan Berlanjut, Tommy Sugiarto Melenggang ke Final

Kejutan, Tommy Singkirkan Jan O Jorgensen

Lomba Lari Xiamen Marathon di China Diikuti 12.000 Peserta