Ferrari Memutuskan Mundur dari F1, jika...

Oleh Muhammad Wirawan Kusuma pada 15 Des 2015, 23:42 WIB
Diperbarui 15 Des 2015, 23:42 WIB
Ferrari
Presiden Ferrari mengatakan timnya siap mundur dari ajang Formula One jika proposal soal aturan mesin murah dan efisien disetujui. (Reuters/Adrees Latif)

Bola.com, Maranello - Presiden Ferrari, Sergio Marchionne, mengatakan timnya siap mundur dari ajang Formula One jika proposal Bernie Ecclestone dan Presiden FIA, Jean Todt, soal aturan mesin murah dan efisien disetujui.

Sebelumnya, Dewan Olahraga Motor Dunia (WMSC) dengan memberikan mandat kepada Ecclestone dan Todt untuk memperbaiki manajemen, Power Unites, dan pengurangan ongkos di F1 pada akhir Januari 2016. Satu di antara caranya dengan menetapkan aturan penggunaan mesin yang lebih murah dan efisien.

Aturan tersebut ditentang  Ferrari. Tim Kuda Jingkrak ini menilai aturan itu bisa membuat tim kuat jadi lemah. "Ferrari akan menemukan cara lain untuk mengekspresikan kemampuannya untuk balapan dan menang," kata Marchionne seperti dikutip Crash, Selasa (15/12/2015).

"Akan menjadi sebuat hal yang sangat memalukan (jika Ferrari mundur dari F1), tetapi Ferrari tak bisa hanya diam di sudut ruangan dan tak mengatakan apa pun," tambahnya.

Menurutnya, Ferrari ingin turun ke lintasan untuk membuktikan kepada diri kami dan semua orang soal mengelola unit daya. "Jika kami mulai kehilangan keunggulan ini, Ferrari tak berniat balapan lagi," turur Marchionne.

Dia memahami aturan itu untuk membantu tim-tim kecil. Namun, bukan berarti manajemen F1 harus mengorbankan tim besar.

"Saya memahami dengan baik kesulitan yang dihadapi tim-tim kecil, tetapi ini adalah sesuatu yang harus dipecahkan manajemen F1. Ini bukan sesuatu yang harus dipecahkan Ferrari," cetusnya

Kalimat Haru Khabib Nurmagomedov Saat Putuskan Pensiun dari UFC