Bos Tim F1 Gagal Capai Kesepakatan soal Format Kualifikasi

Oleh Yus Mei Sawitri pada 03 Apr 2016, 18:45 WIB
Diperbarui 03 Apr 2016, 18:45 WIB
Formula 1
Bos-bos tim dan petinggi F1 gagal bersepakat soal format kualifikasi saat menggelar pertemuan di paddock Sirkuit Sakhir, Bahrain, Minggu (3/4/2016). (Crash)

Bola.com, Sakhir - Bos-bos tim Formula 1 (F1) gagal mencapai kesepakatan soal perubahan format kualifikasi dalam pertemuan khusus selama 90 menit di Bahrain, Minggu (3/4/2016).

Pertemuan yang digelar dipaddock Sirkuit Sakhir tersebut juga melibatkan supremo F1 Bernie Ecclestone, Pirelli, dan Presiden FIA, Jean Todt. Namun, setelah pembicaraan panjang, para petinggi dan pemegang otoritas F1 tersebut tetap tak tahu apa yang harus dilakukan menghadapi kontroversi soal format baru kualifikasi. Mereka sepakat akan bertemu lagi pada Kamis (7/4/2016) untuk berusaha mencari solusi baru.

Bernie Ecclestone menolak berkomentar mengenai perkembangan situasi terbaru saat dicegat wartawan seusai pertemuan. Namun, bos Mercedes, Toto Wolff, tak keberatan menjelaskan bahwa belum ada kesepakatan apapun yang diambil.

“Kami belum mencapai kesimpulan tentang apa yang kami inginkan selanjutnya. Kami sepakat untuk membicarakan masalah ini secara internal dan kemudian berbicara lagi pekan depan,” ujar Wolff, seperti dilansir Motorsport.

Mayoritas tim-tim ingin kualifikasi kembali ke format seperti musim lalu. Namun, Jean Todt dan Eccleston lebih suka mencari solusi yang berbeda untuk balapan selanjutnya, di GP Shanghai, China, 17 April 2016.

Saat ditanya apa saja opsi yang sedang dibahas, Wolff tak menjelaskan secara detail. “Kami mendiskusikan berbagai format kualifikasi dan apa yang diinginkan FIA serta pemegang hak komersial. Jadi ini antara beberapa format baru atau tetap bertahan seperti format saat ini,” ujar dia.

Untuk mengubah aturan kualifikasi, F1 butuh dukungan bulat dari seluruh tim, FIA, Ecclestone dan beberapa pihak lain, seperti Pirelli. Hal inilah yang membuat kesepakatan bakal sulit dicapai dengan cepat.